Patriapos.com – Harga sejumlah bahan pokok di Jawa Timur pada Kamis, 29 Oktober 2026, mengalami perubahan selama sepekan terakhir.
Berdasarkan perbandingan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur, penurunan paling besar terjadi pada cabai merah keriting, sedangkan sejumlah komoditas lain, termasuk minyak goreng kemasan dan sayuran, justru mengalami kenaikan.
Data tersebut mencatat, harga rata-rata cabai merah keriting turun dari Rp52.147 menjadi Rp26.000 per kilogram.
Penurunan cukup tajam juga terjadi pada cabai merah besar. Harganya turun dari Rp43.506 menjadi Rp24.000 per kilogram, berkurang Rp19.506 atau sekitar 44,83 persen.
Sementara itu, cabai rawit merah turun dari Rp63.368 menjadi Rp57.000 per kilogram.
Di sisi lain, kenaikan terlihat pada sejumlah komoditas lain. Harga buncis naik dari Rp15.180 menjadi Rp26.000 per kilogram.
Untuk ikan asin teri, harganya meningkat dari Rp78.549 menjadi Rp100.000 per kilogram, bertambah Rp21.451 atau sekitar 27,31 persen.
Harga bawang merah juga meningkat dari Rp27.486 menjadi Rp30.000 per kilogram. Adapun bawang putih turun dari Rp28.634 menjadi Rp25.000 per kilogram, atau berkurang Rp3.634.
Pada kelompok beras, harga beras premium relatif stabil, yakni dari Rp15.081 menjadi Rp15.069 per kilogram. Beras medium turun lebih besar, dari Rp13.015 menjadi Rp12.000 per kilogram, berkurang Rp1.015 atau 7,80 persen.
Harga gula kristal putih naik dari Rp17.516 menjadi Rp18.500 per kilogram. Minyak goreng curah meningkat dari Rp20.491 menjadi Rp21.000 per kilogram.
Minyak goreng kemasan premium naik Rp1.970 menjadi Rp24.000 per liter, sedangkan kemasan sederhana meningkat Rp4.207 menjadi Rp23.000 per liter. Sebaliknya, Minyakita turun dari Rp15.913 menjadi Rp15.700 per liter.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras turun dari Rp37.383 menjadi Rp30.000 per kilogram.
Telur ayam ras juga turun dari Rp24.203 menjadi Rp23.000 per kilogram. Sebaliknya, daging sapi paha belakang naik dari Rp133.197 menjadi Rp140.000 per kilogram.
Pada kelompok sayuran lainnya, harga tomat merah turun dari Rp8.858 menjadi Rp8.000 per kilogram, sedangkan kentang turun Rp1.180 menjadi Rp14.000 per kilogram.
Wortel naik dari Rp14.085 menjadi Rp15.000 per kilogram, sementara kol meningkat dari Rp8.896 menjadi Rp10.000 per kilogram.
