Blitar, Patroapos.com – Alun-Alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, dipadati lebih dari 3.000 anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang mengikuti Senam Massal Mustika Segar, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 sekaligus mendorong pentingnya kesehatan perempuan dalam mendukung kesejahteraan keluarga.
Senam yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut berlangsung dengan antusias. Ribuan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Blitar mengikuti gerakan bersama di lapangan Alun-Alun Kanigoro.
Bupati Blitar Rijanto yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi partisipasi dan kekompakan anggota Muslimat NU. Menurutnya, keterlibatan ribuan perempuan dalam kegiatan tersebut menunjukkan besarnya peran organisasi dalam kehidupan sosial masyarakat.
Rijanto juga mengajak Muslimat NU memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, terutama dalam mendukung pembangunan Kabupaten Blitar.
Ia berharap organisasi perempuan tersebut terus berkontribusi melalui kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan, produktivitas, kehidupan keagamaan, kesejahteraan keluarga, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Muslimat NU memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Mari kita terus bekerja sama untuk mewujudkan Blitar yang Berdaya dan Berjaya, dengan perempuan yang sehat, produktif, religius, sejahtera, serta peduli lingkungan,” ujar Rijanto.
Ia menilai kesehatan ibu turut menjadi bagian penting dalam membangun keluarga yang sejahtera. Karena itu, kegiatan yang mendorong kebugaran perempuan dinilai memiliki manfaat lebih luas daripada sekadar aktivitas olahraga.
Tiga Program Unggulan Muslimat NU Kabupaten Blitar
Ketua Muslimat NU Kabupaten Blitar, Muhtatimah Yasin, menjelaskan bahwa Senam Mustika Segar merupakan salah satu bentuk upaya organisasi untuk mendorong perempuan menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan peran mereka di tengah masyarakat.
Menurut Muhtatimah, gerakan tersebut sejalan dengan tema peringatan Hari Santri Nasional 2026, yakni Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas, Menguatkan Akar Tradisi Menjaga Keutuhan Negeri.
“Melalui Mustika Segar, kami ingin mengingatkan bahwa perempuan perlu menjaga kesehatan dan kebugaran agar bisa menjalankan perannya secara optimal, baik untuk keluarga maupun masyarakat,” kata Muhtatimah.
Muslimat NU Kabupaten Blitar memiliki tiga program unggulan yang menjadi bagian dari gerakan organisasinya. Ketiganya mencakup Mustika Darling atau Muslimat Cantik Sadar Lingkungan, Mustika Segar atau Muslimat Cantik Sehat dan Bugar, serta Mustika Mesem atau Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem.
Ketiga program tersebut mencakup isu kesehatan, kebersihan lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi. Organisasi berharap perempuan tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga ikut mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Muhtatimah menilai keterkaitan ketiga program itu penting untuk memperkuat kontribusi Muslimat NU dalam pembangunan daerah.
Peserta Mendapat Sarapan Gratis

Selain senam bersama, panitia menyediakan 3.000 porsi sarapan gratis berupa nasi pecel dan telur untuk peserta. Pembagian makanan tersebut menjadi bagian dari kegiatan yang turut mempererat kebersamaan anggota Muslimat NU.
Usai senam, Rijanto juga berbaur dengan peserta untuk menikmati sarapan bersama.
Acara tersebut sekaligus diisi dengan penyerahan piala kepada anggota Muslimat NU berprestasi dari sejumlah kecamatan yang berhasil meraih juara dalam berbagai perlombaan pada rangkaian peringatan Hari Santri Nasional.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut menghadiri kegiatan itu, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ketua Perwosi Kabupaten Blitar, Ketua PCNU Kabupaten Blitar, unsur Muspika Kecamatan Kanigoro, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Muslimat NU Kabupaten Blitar menempatkan kesehatan perempuan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari kontribusi organisasi dalam memperingati Hari Santri Nasional 2026.
