BLITAR – Menjelang pelaksanaan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Timur 2025, Bupati Blitar Rijanto kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan dukungan penuh kepada atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Blitar.
Kontingen tersebut akan berlaga di Surabaya pada 4–7 Desember mendatang dengan target mempertahankan capaian prestasi pada ajang sebelumnya.
Dalam kesempatan bertemu langsung dengan para atlet, Rijanto menilai bahwa kiprah para penyandang disabilitas di bidang olahraga telah menjadi sumber inspirasi bagi banyak pihak. Ia menekankan bahwa para atlet NPCI tidak sekadar mewakili daerah, tetapi juga menunjukkan bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi.
“Mereka membawa nama Kabupaten Blitar dan menjadi teladan bagi masyarakat. Saya mengingatkan agar para atlet tetap menjaga kebugaran dan menikmati setiap pertandingan. Jika tampil percaya diri, hasil terbaik akan mengikuti,” kata Rijanto, Sabtu (6/12/2025).
Bupati yang juga memimpin DPC PDIP Kabupaten Blitar itu menilai bahwa pembinaan atlet disabilitas di Kabupaten Blitar mengalami kemajuan signifikan. Ia optimistis akan lahir lebih banyak atlet potensial yang ke depannya mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Pada Peparprov tahun ini, NPCI Kabupaten Blitar memberangkatkan 34 atlet dan 8 official untuk mengikuti tiga cabang olahraga, yaitu atletik, voli duduk, dan bocia. Meski persaingan antardaerah diperkirakan lebih ketat, kontingen tetap menargetkan posisi papan atas sebagaimana torehan pada penyelenggaraan sebelumnya.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Fatatoh Hironi Ulya. Ia menyampaikan rasa bangga atas kerja keras para atlet yang telah menempuh latihan panjang. Menurutnya, perjuangan atlet NPCI bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang keberanian dan dedikasi.
“Kami berharap teman-teman NPCI mampu mengulang bahkan melampaui prestasi sebelumnya. Minimal tetap berada di tiga besar. Semangat mereka selalu menjadi inspirasi,” ujar Fatatoh.
Politisi Fraksi PDIP itu menambahkan bahwa acara seperti Peparprov menjadi ruang penting bagi para atlet difabel untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Ia meyakini bahwa kekompakan tim akan menjadi modal kuat saat bertanding di lapangan.
“Ajang seperti ini bukan sekadar kompetisi, tetapi momentum bagi para atlet untuk unjuk kemampuan dan membuktikan bahwa mereka mampu bersaing. Dengan kekompakan yang sudah terbangun selama latihan, saya yakin mereka bisa tampil maksimal,” tuturnya.
Dengan dorongan dari pemerintah daerah, dukungan legislatif, serta kesiapan para atlet dan official, kontingen NPCI Kabupaten Blitar diharapkan mampu membawa pulang hasil yang membanggakan pada Peparprov Jatim 2025.





