Home / Berita Daerah / Operasi Patuh Semeru 2026, Bus di Kabupaten Blitar Diperiksa, Kru Jalani Tes Urineine

Operasi Patuh Semeru 2026, Bus di Kabupaten Blitar Diperiksa, Kru Jalani Tes Urineine

Petugas Ditlantas Polda Jatim bersama Satlantas Polres Blitar dan stakeholder terkait melakukan inspeksi serta rampcheck bus angkutan umum di PO Bus Dua Putri, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Rabu (4/11/2026).
Petugas Ditlantas Polda Jatim bersama Satlantas Polres Blitar dan stakeholder terkait melakukan inspeksi serta rampcheck bus angkutan umum di PO Bus Dua Putri, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Rabu (4/11/2026).

Blitar, Patriapos.com – Kelaikan kendaraan dan kondisi kesehatan awak bus menjadi perhatian dalam inspeksi angkutan umum yang digelar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur bersama Satlantas Polres Blitar di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Rabu (4/11/2026).

Pemeriksaan berlangsung di PO Bus Dua Putri dengan menyasar bus angkutan umum dan pariwisata yang beroperasi di wilayah Kabupaten Blitar. Petugas memeriksa kendaraan secara langsung untuk memastikan seluruh aspek keselamatan dan persyaratan operasional terpenuhi.

Inspeksi tersebut dipimpin tim Ditlantas Polda Jatim yang diketuai AKP Irani Khristiena, M.A.P. Menurut Irani, pemeriksaan angkutan umum merupakan agenda rutin kepolisian yang sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026.

Fokus pemeriksaan tidak hanya pada dokumen kendaraan. Petugas juga mengecek kondisi teknis bus, mulai dari mesin, sistem pengereman, lampu penerangan hingga perlengkapan keselamatan.

Peralatan darurat seperti alat pemadam api ringan (APAR), pemecah kaca, kotak obat dan perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (PPPK) turut diperiksa.

Irani mengatakan, pengecekan tersebut diperlukan untuk mengetahui apakah kendaraan benar-benar memenuhi standar kelayakan sebelum digunakan mengangkut penumpang.

“Keselamatan penumpang harus menjadi perhatian utama. Karena itu, kami ingin memastikan bus yang beroperasi di Kabupaten Blitar memenuhi persyaratan dan benar-benar siap digunakan untuk perjalanan,” ujarnya.

Kasatlantas Polres Blitar AKP Galih Yasir Munaroq, S.T.K., S.I.K., M.H., turut mendampingi pelaksanaan inspeksi. Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi dan lembaga terkait agar pengawasan mencakup kendaraan sekaligus awak transportasi.

Pihak yang dilibatkan antara lain pengelola terminal, Kementerian Perhubungan, Disperkimhub, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Dinas Kesehatan dan Jasa Raharja.

Menurut Galih, kondisi pengemudi dan kru bus juga menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan perjalanan. Kendaraan yang laik jalan tetap membutuhkan awak yang sehat dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

“Pengawasan ini tidak berhenti pada kondisi fisik bus. Pengemudi, kernet, kondektur dan kru lainnya juga kami periksa untuk memastikan mereka dalam kondisi yang layak bertugas,” jelasnya.

Dalam kegiatan itu, para awak bus menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkoba maupun minuman keras.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh kru yang diperiksa dinyatakan sehat. Petugas juga tidak menemukan indikasi penggunaan narkoba maupun minuman keras.

Meski hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang baik, Satlantas Polres Blitar tetap mengingatkan para pengemudi agar menjaga perilaku selama berkendara.

Galih mengimbau awak angkutan umum tidak mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan, termasuk melakukan manuver atau mendahului kendaraan lain secara berbahaya.

“Kami mengingatkan pengemudi agar tidak memaksakan diri dan tetap mengutamakan keselamatan. Jangan berkendara secara ugal-ugalan atau ngeblong karena tindakan seperti itu bisa mengganggu arus lalu lintas dan berisiko menyebabkan kecelakaan,” pungkasnya.