Home / Berita Daerah / KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Meletakan Batu di Atas Rel, Tegaskan Keselamatan Perjalanan Kereta Api adalah Tanggung Jawab Bersama

KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Meletakan Batu di Atas Rel, Tegaskan Keselamatan Perjalanan Kereta Api adalah Tanggung Jawab Bersama

Kereta api
KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat untuk tidak meletakkan batu atau benda apa pun di atas rel karena dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api. Petugas bergerak cepat membersihkan jalur setelah ditemukan batu di KM 147+7/9 antara Stasiun Sumbergempol dan Ngunut, Minggu (20/9/2026).

PatriaPos. Com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengajak seluruh masyarakat, terutama yang tinggal dan beraktivitas di sekitar jalur rel, untuk ikut serta dalam menjaga operasional perjalanan kereta api secara terus-menerus. Kereta api memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran transportasi massal.

KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api menyusul gangguan perjalanan yang terjadi pada Minggu, 20 September 2026 pukul 09.45 WIB di KM 147+7/9 antara Stasiun Sumbergempol dan Stasiun Ngunut. Ditemukan batu sengaja diletakkan di atas rel oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) berdasarkan laporan dari Masinis KA 302 (KA Barang Parcel Tengah).

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan bahwa tindakan pemasangan benda asing atau batu di atas jalur rel merupakan pelanggaran hukum yang sangat berbahaya bagi keselamatan perjalanan kereta api, penumpang, dan petugas.

“Kereta api merupakan aset negara yang digunakan untuk kepentingan masyarakat secara luas. Pemasangan batu atau benda lain di atas rel bukan hanya merugikan KAI, namun juga menempatkan keselamatan publik dalam ancaman. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dalam menjaga keamanan sarana dan prasarana perkeretaapian.” ujar Tohari, Minggu (20/9/2026).

Langkah Penanganan Cepat

Setelah menerima laporan dari masinis KA 302 pada pukul 09.45 WIB, KAI Daop 7 Madiun segera bertindak cepat untuk menangani situasi di lapangan:

• Pukul 09.46 WIB: Petugas berkoordinasi dengan Security di Stasiun Sumbergempol dan Stasiun Ngunut.

• Pukul 09.55 WIB: Tim pengamanan tiba di lokasi kejadian.

• Pukul 10.08 WIB: Jalur rel berhasil dibersihkan dari batu dan dinyatakan aman untuk dilalui kembali.

Akibat kejadian tersebut, dua perjalanan kereta api mengalami gangguan, yaitu KA 302 dan PLB 269B (KA Matarmaja).