Home / Otomotif / Vespa Sprint dan Primavera 2026 Resmi Hadir dengan Mesin 174,1 cc, Lebih Bertenaga dan Irit BBM

Vespa Sprint dan Primavera 2026 Resmi Hadir dengan Mesin 174,1 cc, Lebih Bertenaga dan Irit BBM

Vespa Sprint S dan Primavera S model 2026 mendapatkan pembaruan mesin berkapasitas 174,1 cc, panel instrumen full digital, serta sejumlah fitur baru.
Vespa Sprint S dan Primavera S model 2026 mendapatkan pembaruan mesin berkapasitas 174,1 cc, panel instrumen full digital, serta sejumlah fitur baru.

Patriapos.com – Vespa Sprint dan Primavera model 2026 mendapatkan sejumlah pembaruan, terutama pada sektor mesin yang kini memiliki kapasitas lebih besar menjadi 174,1 cc.

Peningkatan tersebut membuat kedua skuter asal Italia ini menawarkan akselerasi lebih responsif, tenaga lebih besar, serta konsumsi bahan bakar yang diklaim lebih efisien dibandingkan generasi sebelumnya.

Pembaruan tidak hanya menyasar sektor dapur pacu. Vespa juga menghadirkan panel instrumen digital, desain pelek baru, sejumlah penyegaran tampilan, serta fitur keyless pada varian tertentu. Menariknya, harga kedua model tersebut tetap dipertahankan seperti versi sebelumnya.

Menyadur dari berbagai sumber Rabu, (4/10/26), berikut ini Informasi lengkap mengenai pembaruan Vespa Sprint dan Primavera.

Kapasitas Mesin Naik Menjadi 174,1 cc

Perubahan yang paling terlihat terdapat pada kapasitas mesin. Vespa Sprint dan Primavera 2026 kini menggunakan mesin i-get berkapasitas 174,1 cc, meningkat dari sebelumnya sekitar 154,8 cc.

Peningkatan kapasitas tersebut dilakukan melalui metode bore up. Diameter piston yang sebelumnya 58 mm kini menjadi 61,5 mm, sedangkan langkah piston atau stroke tetap 58,6 mm.

Meski mengalami peningkatan kapasitas, konstruksi dasarnya masih mempertahankan teknologi i-get dengan konfigurasi satu silinder, SOHC, tiga katup, dan sistem pendingin udara.

Vespa juga melakukan penyesuaian pada sejumlah komponen pendukung, mulai dari camshaft, saluran masuk udara, knalpot, hingga kepala silinder.

Perubahan itu dirancang untuk mengoptimalkan proses pembakaran dan menghasilkan tenaga yang lebih besar.

Hasilnya, tenaga mesin meningkat sekitar 24 persen menjadi 14,8 HP. Sementara itu, torsi maksimum mencapai 13,7 Nm atau naik sekitar 8 persen dibandingkan model sebelumnya.

Akselerasi Lebih Cepat, Kecepatan Maksimal Meningkat

Peningkatan kapasitas mesin turut memberikan pengaruh terhadap kemampuan akselerasi. Berdasarkan hasil pengujian Vespa Sprint S generasi terbaru membutuhkan waktu 22,18 detik untuk mencapai kecepatan 100 km/jam dari posisi diam.

Sebagai perbandingan, model sebelumnya membutuhkan waktu sekitar 26 detik untuk mencapai kecepatan yang sama.

Perbedaan juga terlihat dalam pengujian akselerasi berdasarkan jarak. Untuk mencapai 201 meter, model lama membutuhkan waktu sekitar 13 detik, sedangkan versi terbaru mencatatkan waktu 12,2 detik.

Kemampuan kecepatan maksimalnya juga mengalami peningkatan. Dalam pengujian tersebut, Vespa Sprint dan Primavera generasi sebelumnya mencatatkan kecepatan sekitar 110 km/jam berdasarkan indikator speedometer.

Sementara model terbaru mampu menunjukkan angka hingga 120 km/jam pada panel instrumen.

Namun, pengukuran menggunakan GPS menghasilkan angka berbeda. Kecepatan maksimal yang tercatat melalui perangkat tersebut mencapai 111,4 km/jam.

Karakter tenaga mesin juga dinilai lebih merata sejak putaran bawah hingga atas. Penguji merasakan respons akselerasi lebih spontan ketika tuas gas mulai diputar.

Selain peningkatan tenaga, penyetelan ulang sistem CVT turut memberikan pengaruh terhadap kenyamanan berkendara. Penyaluran tenaga dinilai lebih halus, termasuk ketika pengendara mengurangi dan kembali membuka gas pada kecepatan menengah.

Meski demikian, getaran mesin masih terasa ketika kendaraan dalam kondisi berhenti dengan mesin menyala atau langsam.

Konsumsi BBM Diklaim Lebih Hemat

Hal lain dalam pembaruan Vespa Sprint dan Primavera 2026 adalah efisiensi bahan bakar.

Dalam pengujian penggunaan harian di area padat kendaraan bermotor termasuk menghadapi kemacetan dan perjalanan dengan kondisi lalu lintas lebih lancar, konsumsi bahan bakarnya tercatat berada di kisaran 33–35 km per liter.

Angka tersebut lebih baik dibandingkan model sebelumnya yang dalam pengujian serupa mencatatkan konsumsi sekitar 31–32 km per liter.