BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya penggunaan bahan pangan lokal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan saat menghadiri Launching Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) yang digelar Polres Blitar di Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kamis (13/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Rijanto memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Blitar yang dinilai telah berperan aktif mendukung dan mengimplementasikan program MBG melalui pembentukan SPPG.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan semangat membangun generasi emas Kabupaten Blitar yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal memberi makanan, tetapi juga tentang membangun kesadaran gizi, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, saya menekankan pentingnya penggunaan bahan baku dari potensi lokal Kabupaten Blitar,” ujar Rijanto.
Bupati menilai, daerahnya memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari hasil pertanian, peternakan, perikanan, hingga produk olahan UMKM yang seharusnya menjadi prioritas dalam penyediaan bahan pangan program MBG.
“Dengan memanfaatkan hasil bumi sendiri, manfaatnya akan berlipat ganda. Anak-anak mendapatkan asupan bergizi, sementara ekonomi masyarakat ikut bergerak. Ini bentuk nyata gotong royong ekonomi lokal,” tuturnya.

Rijanto juga menegaskan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang dibagikan, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu menumbuhkan nilai kemandirian dan kepedulian di tengah masyarakat.
“Setiap suapan makanan bergizi adalah hasil kerja keras para petani, nelayan, ibu-ibu yang memasak di dapur, dan pelaku UMKM. Anak-anak perlu diajarkan untuk menghargai itu,” ungkap dia.
Rijanto juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan higienitas makanan yang disajikan bagi anak-anak. Ia berharap program ini tidak hanya menyehatkan peserta didik, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat lokal.
“Mari kita jadikan program MBG sebagai gerakan bersama untuk mencintai produk lokal dan menghargai hasil bumi Kabupaten Blitar. Dari pangan lokal, kita bangun kemandirian dan kesejahteraan daerah,” pungkasnya.
SPPG Jimbe sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Polres Blitar, Yayasan Bhayangkari, dan Kampung Coklat. Gedung ini digagas dari tahap ide hingga penyelesaian pembangunan sebagai wujud dukungan terhadap program MBG.
Dalam kegiatan peresmian tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim serta peninjauan fasilitas di setiap ruangan SPPG oleh Bupati Blitar bersama jajaran Forkopimda.





