Home / Berita Daerah / Soekarno Run 2026 Diikuti 4.200 Pelari, Blitar Bidik Dampak Ekonomi dan Wisata Sejarah

Soekarno Run 2026 Diikuti 4.200 Pelari, Blitar Bidik Dampak Ekonomi dan Wisata Sejarah

Peserta Soekarno Run Blitar 2026 saat mengambil perlengkapan lomba (race pack) di Kota Blitar menjelang pelaksanaan ajang lari pada Jumat (6/11/2026).
Peserta Soekarno Run Blitar 2026 saat mengambil perlengkapan lomba (race pack) di Kota Blitar menjelang pelaksanaan ajang lari pada Jumat (6/11/2026).

Blitar, Patriapos.com – Sebanyak 4.200 pelari dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan meramaikan Soekarno Run Blitar 2026 pada Minggu (8/11/2026). Ajang ini tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga diarahkan untuk mengenalkan wisata sejarah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat Kota Blitar.

Ketua Panitia Soekarno Run Blitar 2026, Rera Alvi Syahrina, menyebut jumlah peserta tersebut menjadi yang terbanyak dalam penyelenggaraan event lari di Kota Blitar. Mereka datang dari berbagai wilayah, mulai Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Antusiasme peserta tahun ini sangat besar. Total ada 4.200 orang yang akan mengikuti Soekarno Run, sehingga menjadi event lari dengan jumlah peserta terbesar yang pernah digelar di Blitar,” kata Rera setelah mengikuti doa bersama di kompleks Makam Bung Karno, Jumat (6/11/2026) malam.

Salah satu daya tarik kegiatan ini terletak pada rute yang menghubungkan olahraga dengan jejak sejarah Presiden pertama RI, Soekarno. Peserta akan melintasi sejumlah lokasi yang memiliki kaitan dengan perjalanan hidup Bung Karno di Kota Blitar.

Panitia membagi perlombaan menjadi dua kategori, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Pada kategori 5K, pelari akan melewati kawasan Istana Gebang. Sementara peserta 10K juga melintasi lokasi tersebut sebelum melewati kompleks Makam Bung Karno.

Rera menjelaskan, konsep tersebut sengaja dihadirkan agar peserta mendapatkan pengalaman berbeda dibandingkan lomba lari pada umumnya.

“Kami ingin peserta tidak hanya datang untuk berolahraga. Mereka juga bisa mengenal tempat-tempat bersejarah Bung Karno yang menjadi bagian dari identitas Kota Blitar,” ujarnya.

Di luar aspek olahraga dan promosi wisata, panitia berharap kedatangan ribuan peserta beserta pendamping membawa perputaran uang bagi pelaku usaha setempat. Sektor kuliner, UMKM, dan penginapan menjadi beberapa bidang yang berpotensi merasakan manfaat dari kunjungan tersebut.

Bahkan, dampak terhadap usaha akomodasi mulai terlihat menjelang pelaksanaan acara. Rera mengaku menerima informasi bahwa sejumlah penginapan di Kota Blitar telah terisi penuh hingga Minggu.

“Informasi yang kami terima, beberapa penginapan sudah penuh sejak hari ini sampai Minggu. Kami memang ingin event besar seperti ini ikut menghidupkan ekonomi kota sekaligus membuka ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan potensinya,” ungkapnya.

Ketua Panitia Soekarno Run Blitar 2026 Rera Alvi Syahrina saat memberikan keterangan terkait persiapan ajang lari yang diikuti 4.200 peserta di Kota Blitar.
Ketua Panitia Soekarno Run Blitar 2026 Rera Alvi Syahrina saat memberikan keterangan terkait persiapan ajang lari yang diikuti 4.200 peserta di Kota Blitar.

Persiapan penyelenggaraan juga mendapat respons positif dari peserta. Hingga Jumat (6/11/2026), sekitar 1.000 orang telah mengambil perlengkapan lomba atau race pack. Panitia turut mencatat sebanyak 135 atlet dari luar kota ikut ambil bagian.

Sebelum perlombaan utama berlangsung, rangkaian kegiatan pendukung dijadwalkan digelar di Alun-alun Kota Blitar pada Sabtu (7/11/2026). Sejumlah pertunjukan seni dan hiburan akan ditampilkan, di antaranya jaranan, line dance, dan deblong musik. Sekitar 200 pelari juga dijadwalkan mengikuti uji coba lintasan.

Agenda lainnya berupa talkshow bertajuk Soekarno Way bersama Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Pendopo Ronggo Hadi Negoro. Pembahasan akan mengangkat perjalanan hidup Bung Karno sebagai bagian dari tema besar kegiatan.

“Kami juga mengadakan talkshow Soekarno Way bersama Pak Hasto Kristiyanto. Pembahasannya mengenai perjalanan Bung Karno dan masih berkaitan dengan semangat yang kami bawa melalui Soekarno Run,” tutur Rera.

Rangkaian persiapan turut diisi doa bersama di kompleks Makam Bung Karno pada Jumat malam. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota dan Kabupaten Blitar, Tulungagung, serta Takmir Masjid Agung Kota Blitar.

Menurut Rera, doa bersama menjadi bagian dari ikhtiar panitia sebelum menggelar acara yang membawa nama besar Soekarno.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan besok berjalan baik, lancar, dan tidak menemui kendala. Karena menggunakan nama Soekarno, kami juga ingin memohon doa dan restu agar pelaksanaannya berjalan sesuai harapan,” katanya.

Pada puncak acara Minggu pagi, sejumlah tokoh nasional dan kepala daerah dijadwalkan hadir. Di antaranya Hasto Kristiyanto, Ganjar Pranowo, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, serta pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Penyanyi Once Mekel juga dijadwalkan memeriahkan rangkaian kegiatan.