Home / Gaya Hidup / Waspada Email “Mutasi Dana”, Jangan Asal Klik Tautan Google Forms

Waspada Email “Mutasi Dana”, Jangan Asal Klik Tautan Google Forms

Tangkapan layar email bertajuk “Mutasi Dana 9.376.547” yang meminta penerima mengecek status dana melalui tautan Google Forms.
Tangkapan layar email bertajuk “Mutasi Dana 9.376.547” yang meminta penerima mengecek status dana melalui tautan Google Forms.

Patriapost.com – Email yang mencantumkan nominal jutaan rupiah tanpa penjelasan transaksi perlu diwaspadai.

Pengguna internet disarankan memeriksa keaslian pesan sebelum mengeklik tautan atau memberikan informasi pribadi.

Sebuah tangkapan layar email yang diterima oleh salah satu akun pengguna pada Selasa (27/10/2026) memperlihatkan pesan berjudul “Mutasi Dana 9.376.547”.

Email tersebut dikirim oleh seseorang bernama Mozza melalui alamat Gmail pribadi.

Dalam isi pesan, penerima diarahkan untuk mengecek status dana melalui tautan Google Forms.

Namun, pada tangkapan layar tersebut tidak terlihat keterangan mengenai nama bank, identitas lembaga keuangan, nomor referensi transaksi, maupun bukti transfer.

Kondisi tersebut menjadi alasan untuk berhati-hati, terutama bagi pemilik akun digital yang terhubung dengan media sosial.

Waspadai Modus Phishing Berkedok Transaksi

Phishing merupakan upaya menipu seseorang agar memberikan informasi sensitif, seperti kata sandi, kode verifikasi, atau data akun, melalui pesan atau halaman yang dibuat untuk mengelabui korban.

Pesan yang menampilkan nominal uang dapat menarik perhatian penerima karena menimbulkan rasa penasaran.

Penerima mungkin terdorong membuka tautan untuk mengetahui asal dana atau memastikan apakah uang tersebut benar-benar dikirimkan.

Meski demikian, keberadaan tautan Google Forms tidak otomatis membuktikan bahwa sebuah email merupakan phishing. Keaslian pesan perlu diperiksa berdasarkan konteks, identitas pengirim, tujuan tautan, dan informasi yang diminta setelah tautan dibuka.

Jangan Masukkan Kata Sandi dan Kode OTP

Pengguna yang menerima email yang berhubungan dengan link tautan tidak dikenal sebaiknya tidak langsung mengeklik tautan.

Apabila sedang menunggu transfer, pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi perbankan atau dompet digital resmi yang biasa digunakan.

Jangan memasukkan kata sandi, PIN, kode OTP, kode pemulihan, maupun informasi perbankan ke formulir yang tidak jelas asal-usulnya.

Pengguna juga perlu berhati-hati apabila halaman yang dibuka meminta login menggunakan akun Google atau akun media sosial.

Pastikan proses autentikasi dilakukan melalui layanan resmi, bukan halaman yang dibuka dari pesan mencurigakan.

Jika email diduga sebagai phishing, penerima dapat menggunakan fitur pelaporan phishing di Gmail.

Pemilik Media Sosial Perlu Memeriksa Keamanan Akun

Risiko keamanan digital perlu diperhatikan oleh pemilik kreator konten yang mengelola banyak akun sekaligus.

Akun Google, misalnya, dapat berkaitan dengan akses YouTube dan layanan lainnya.

Pengguna disarankan mengaktifkan autentikasi dua faktor, menggunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap layanan, serta memeriksa perangkat yang sedang login.

Apabila terlanjur memasukkan kata sandi melalui halaman mencurigakan, segera ganti kata sandi melalui situs resmi, keluarkan sesi login yang tidak dikenal, dan periksa metode pemulihan akun.

Jika kode OTP atau akses akun sudah diberikan kepada pihak lain, lakukan pengamanan sesegera mungkin.