BLITAR– Sepanjang tahun 2025, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar meneguhkan komitmennya sebagai representasi rakyat yang bekerja nyata, responsif, dan berkelanjutan.
Melalui kerja legislasi, pengawasan, serta aksi sosial kemasyarakatan, Fraksi PDI Perjuangan hadir menjawab kebutuhan masyarakat dari desa hingga pusat pemerintahan.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Sugeng Suroso, menegaskan bahwa seluruh agenda fraksi diarahkan untuk memastikan pembangunan daerah benar-benar berpihak kepada rakyat.
“Bagi kami, politik adalah alat pengabdian. Fraksi PDI Perjuangan berkomitmen untuk selalu hadir, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat Kabupaten Blitar,” ujarnya, Jumat (9/1/2025).
Susunan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar
Sebagai kekuatan politik terbesar di DPRD Kabupaten Blitar, Fraksi PDI Perjuangan didukung oleh jajaran anggota yang solid dan berpengalaman, dengan susunan sebagai berikut:
Ketua Fraksi
- Sugeng Suroso
Sekretaris Fraksi
- Suwito
Bendahara Fraksi
- Neny Amalia Sari
Anggota Fraksi
- Supriadi
- Lukman Indra Laksono
- Didik Budianto
- Gatot Darwoto
- Nugroho Bayu Laksono
- Aryo Nugroho
- Edi Sutikno
- Budi Susila Jaya
- Fatatoh Hironi Ulya
- Budiono
- M. Sulistiono
- Suratun Nasikhah
- Suwondo
Agenda Sosial dan Kemasyarakatan Sepanjang 2025
Berbagai kegiatan sosial menjadi wajah nyata pengabdian Fraksi PDI Perjuangan kepada masyarakat. Pada 15 Juni 2025, fraksi mendukung lomba sepak bola anak sebagai upaya pembinaan generasi muda dan penguatan nilai sportivitas.

Komitmen terhadap lingkungan diwujudkan melalui bakti sosial dan penanaman pohon pada 26 Juni 2025, sebagai langkah konkret menjaga kelestarian alam dan mendorong kesadaran ekologis masyarakat.

Selanjutnya, pada 29 Juni 2025, Fraksi PDI Perjuangan menggelar festival kuliner rakyat yang dirangkai dengan penyerahan bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas.

Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian terhadap ekonomi kerakyatan dan inklusivitas sosial.
Nilai ideologis dan spiritual partai diperkuat melalui doa bersama Hari Ulang Tahun Partai pada 10 Januari, sebagai momentum refleksi dan konsolidasi perjuangan.

Sementara itu, pendidikan politik yang dilaksanakan pada 20 September 2025 menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat dalam memperkuat kesadaran demokrasi.
“Pendidikan politik penting agar masyarakat memahami hak dan kewajibannya, sekaligus mengetahui bagaimana DPRD bekerja untuk kepentingan publik,” jelas Sugeng.

Kerja Nyata Anggota Fraksi di Komisi-Komisi DPRD
Kinerja Fraksi PDI Perjuangan semakin terlihat dari peran aktif para anggotanya di masing-masing komisi.
Di Komisi I, Nugroho Bayu Laksono sebagai Ketua Komisi I memimpin rapat kerja strategis pembahasan RKA 2026.

Sementara Budiono fokus pada pembangunan dan perbaikan jalan desa, pembahasan Raperda Ketertiban Umum, persiapan Pilkades 2026, hingga peresmian pompa air bersih tenaga surya.

Dokumentasi Kegiatan

Dokumentasi Kegiatan

Adapun Edi Sutikno konsisten menyerap aspirasi masyarakat melalui pertemuan PAC dan ranting serta sidak persiapan Nataru.

Dokumentasi Kegiatan

Di Komisi II, Budi Susila Jaya dan Gatot Darwoto mengawal sektor pertanian, peternakan, pasar rakyat, serta pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas pendidikan.

Dokumentasi Kegiatan


Dokumentasi Kegiatan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar melalui anggota Komisi II, Didik Budianto, melaksanakan pelatihan keahlian las SMAW dan FCAW hingga 3G bagi anak muda sebagai upaya peningkatan daya saing tenaga kerja di tingkat internasional.
Selain itu, dilakukan tindak lanjut usulan pemberdayaan masyarakat melalui kelompok usaha pembuatan kerupuk di Dusun Cungkup, Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, yang difasilitasi melalui pelatihan Dinas Koperasi.

Dokumentasi Kegiatan

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Blitar dari Fraksi PDI Perjuangan, Suwondo, melaksanakan pembahasan naskah akademik Ranperda inisiatif tentang Sistem Pengembangan Pertanian Organik serta menggelar kegiatan Jagong Petani yang melibatkan multipihak sebagai upaya penguatan sektor pertanian berkelanjutan.

Komisi III, Aryo Nugroho aktif dalam isu kebencanaan melalui forum daerah rawan bencana bersama BPBD serta peninjauan langsung kesiapsiagaan penanggulangan bencana.

Lukman Indra Laksono turut mengawal bakti sosial, pengobatan gratis, evaluasi kinerja Dinas Perhubungan, hingga inspeksi peternakan sapi di Wonotirto.

Dokumentasi Kegiatan

Sebagai Ketua Komisi IV, Sugeng Suroso memimpin pembahasan Perda inisiatif percepatan penanggulangan kemiskinan, sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) 2025, penyelesaian sengketa tanah sekolah, serta pengembangan Gedung Labkesda Kabupaten Blitar.

Dokumentasi Kegiatan

Dokumentasi kegiatan anggota DPRD Kabupaten Blitar.
Anggota Komisi IV lainnya, Neny Amalia Sari, Fatatoh Hironi Ulya, dan Suratun Nasikhah, aktif dalam pengawasan layanan kesehatan, peringatan Hari Disabilitas Internasional, penyaluran PIP, hingga penanganan dampak bencana pada fasilitas pendidikan dan pariwisata.

Dokumentasi Kegiatan

Dokumentasi Kegiatan

Dokumentasi Kegiatan

Sementara Supriadi berperan dalam berbagai kegiatan strategis lintas sektor, mulai dari pelantikan organisasi kepemudaan, revitalisasi situs sejarah Bung Karno, Festival Literasi, hingga launching Sentra Pelayanan Pangan Gizi.

Dokumentasi Kegiatan

Dokumentasi Kegiatan

Menatap 2026 dengan Optimisme dan Gotong Royong
Menutup kaleidoskop 2025, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pro-rakyat, memperkuat pengawasan, dan memastikan pembangunan berjalan merata.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Itulah ruh perjuangan PDI Perjuangan,” pungkas Sugeng Suroso.
Dengan kerja kolektif dan semangat gotong royong, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar optimistis melangkah ke tahun 2026 untuk mewujudkan Blitar yang lebih maju, adil, dan sejahtera.





