6. Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto
Berdiri sejak 2002, pesantren ini termasuk dalam kategori pesantren terbaik di Jawa Timur. Pada 2023, pesantren ini berhasil menerima penghargaan Indonesia Top Innovative Education Choice Award 2023 kategori Best Inspiring Islamic School of the Year.
Melalui program Madrasah Bertaraf Internasional (MBI), Amanatul Ummah telah meluluskan 386 santri angkatan 2020, dengan beberapa di antaranya berhasil masuk ke universitas ternama di luar negeri, seperti Universitas Al-Azhar Kairo, Yaman, Maroko, Jerman, Belanda, Australia, Jepang, Korea, Tunisia, hingga China.
7. Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri
Didirikan oleh K.H. Abdul Karim pada 1910, pesantren ini telah lama menjadi salah satu pesantren terbaik di Jawa Timur.
Pesantren ini ikut terlibat dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, terutama saat pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Di bawah kepemimpinan K.H. M. Anwar Mansur, Lirboyo membina ribuan santri dari dalam dan luar negeri.
Pesantren ini memiliki cabang di Malang, Blitar, dan Kediri, serta menyediakan fasilitas lengkap, seperti gedung sekolah, perpustakaan, laboratorium, auditorium, rumah sakit, dan asrama.
8. Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang
Berdiri pada 1899 oleh K.H. Hasyim Asy’ari, pesantren ini sudah berusia lebih dari satu abad dan dianggap sebagai salah satu pesantren terbesar di Jawa Timur.
Saat ini, Tebuireng mampu membina sekitar 5.000 santri yang datang dari berbagai daerah, dengan unit pendidikan yang lengkap, seperti Mahad Ali Hasyim Asy’ari, MA dan Mualimah Syafi’iyah, SMP dan SMA Wahid Hasyim, SMK Khaeriyah Hasyim Tebuireng, SMA Tren Sains, Sains Putri Salahuddin, SMP Sains, Madrasah Mualimin Hasyim Asy’ari, SD Islam Tebuireng, dan Universitas Hasyim Asy’ari.
9. Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan
Didirikan oleh Sayyid Sulaiman pada 1718, pesantren ini dianggap sebagai pesantren tertua di Jawa Timur dan berperan penting dalam perkembangan Islam di Nusantara.
Sidogiri menerapkan pendidikan madrasiah yang tergabung dalam Madrasah Miftahul Ulum (MMU), yang terbagi menjadi empat jenjang, yaitu Idadiah, Tsanawiyah, Aliyah, dan Ibtidaiyah.
Pesantren Sidogiri telah melahirkan banyak ulama terkemuka, seperti Dr. K.H. Abdul Ghofur, Syekh Kholil Bangkalan, K.H. Miftachul Akhyar, K.H. Idrom, dan K.H. Subir Muntasor.
10. Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo
Didirikan pada 1926 oleh Trimurti: K.H. Ahmad Sahal, K.H. Zainuddin Fannani, dan K.H. Imam Zarkasyi, pesantren ini tidak hanya terkenal di Indonesia, tetapi juga di mancanegara.
Pesantren ini memiliki tiga lembaga pendidikan, yaitu Gontor Putra, Gontor Putri, dan Universitas Darussalam Gontor.
Dalam pembelajarannya, Gontor menggunakan acuan lembaga pendidikan internasional, seperti Universitas Al-Azhar Kairo, Aligarh India, Pondok Sanggit di Mauritania, dan Santini Ketan di India.
Selain itu, Gontor juga terkenal dengan penggunaan bahasa asing, seperti Arab dan Inggris, sebagai bahasa pengantar sehari-hari.
Jawa Timur memang menjadi surga bagi pecinta pesantren di Indonesia. Dari sekian banyak pondok pesantren yang tersebar di provinsi ini, ada beberapa yang berdiri kokoh sebagai yang terbaik dan terbesar.
Dengan segudang prestasi, fasilitas memadai, dan kurikulum yang komprehensif, pesantren-pesantren ini menjadi incaran para orang tua untuk melanjutkan pendidikan anak-anak mereka.
Bagi Anda yang ingin menyekolahkan putra-putri di pondok pesantren terbaik Jawa Timur, 10 rekomendasi di atas bisa menjadi pilihan tepat. Dengan segala keunggulan yang dimiliki, pesantren-pesantren ini siap mencetak generasi Muslim yang unggul dalam ilmu agama dan pengetahuan umum.





