PatriaPos.com, BLITAR – Suasana malam di Kabupaten Blitar pada Senin (1/9/2025) terasa lebih tenang setelah aparat gabungan menggelar patroli skala besar di sejumlah titik rawan pasca aksi anarkis yang terjadi beberapa hari terakhir.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polres Blitar, TNI, Pemkab, hingga pam swakarsa dari Desa Karangsono dan Desa Gaprang. Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi usai merebaknya aksi unjuk rasa di sejumlah daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, Wakapolres Blitar, Kapolres Blitar Kota, Dandim 0808/Blitar, Bupati Blitar, Ketua DPRD, serta jajaran Forkopimda.
Patroli dimulai dengan penyisiran jalan protokol hingga pemukiman warga. Selain memastikan kondisi tetap aman, rombongan juga menyapa masyarakat yang berjaga di pos ronda.
Bahkan, Bupati Blitar Rijanto sempat menyerahkan bingkisan kepada kelompok siskamling sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi warga menjaga lingkungan.
Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman menegaskan, patroli gabungan ini bertujuan menghadirkan rasa aman sekaligus menekan potensi gangguan kamtibmas sejak dini. Aparat, kata dia, tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi isu menyesatkan.
“Kami bersama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat berkomitmen menjaga stabilitas di Blitar. Pesan kami sederhana: tetap jaga komunikasi, jangan terprovokasi, dan mari bersama mewujudkan lingkungan yang damai,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan patroli rutin dan keterlibatan warga melalui siskamling, ia optimistis situasi di Kabupaten Blitar akan tetap terkendali.
Warga pun menyambut baik kegiatan ini. Sejumlah pemuda di pos ronda Desa Gaprang mengaku lebih tenang dengan kehadiran aparat.
“Kami jadi lebih aman, apalagi ada perhatian langsung dari pemerintah. Semoga Blitar tetap kondusif,” tutur Andi, salah seorang warga.
Patroli skala besar ini tidak hanya menjadi rutinitas aparat, tetapi juga strategi nyata menunjukkan kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, diharapkan potensi gesekan sosial dapat diminimalisasi.
Dalam beberapa hari terakhir, Blitar sempat menjadi sorotan akibat unjuk rasa yang diwarnai aksi anarkis. Melalui patroli gabungan ini, pemerintah daerah bersama aparat ingin menegaskan bahwa keamanan tetap menjadi prioritas utama demi kelancaran aktivitas masyarakat.





