Patriapos.com – Seorang pemanjat tebing bernama Thomas Perry berhasil diselamatkan setelah terjebak di sebuah pijakan batu berukuran sekitar 20×20 inci atau hanya sekitar 50×50 sentimeter di Mount Yonah, Georgia, Amerika Serikat.
Berada sekitar 260 kaki atau hampir 79 meter di atas permukaan bawah tebing, Perry akhirnya dievakuasi setelah petugas menggunakan pesawat tanpa awak untuk menemukan posisinya secara tepat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 25 Agustus 2026. Menurut laporan Now Georgia pada 26 Agustus 2026, panggilan darurat diterima pusat layanan 911 White County.
Perry ketika itu dilaporkan tidak terluka, tetapi tidak mampu bergerak dengan aman untuk naik maupun turun dari lokasi tempatnya terjebak.
Situasinya menjadi rumit karena Perry melakukan panjat tebing bebas, yakni aktivitas memanjat tanpa perlindungan tali pengaman. Ketika kehilangan pilihan untuk bergerak, satu-satunya pijakan yang tersedia adalah permukaan batu kecil sehingga setiap perpindahan posisi harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
Dalam rekaman kamera pesawat tanpa awak, Perry masih mampu menggunakan telepon seluler untuk menghubungi 911. Ia menjelaskan posisinya kepada operator sambil berusaha tetap bertahan di tebing.
Tim Penanggulangan Keadaan Darurat White County menggunakan kamera pesawat tanpa awak untuk membantu menentukan lokasi Perry. Setelah titik korban diketahui, petugas pemadam kebakaran Will Roper turun dengan tali dari bagian atas tebing.
Roper kemudian mengamankan Perry menggunakan sabuk pengaman khusus. Tantangan berikutnya bukan sekadar mencapai korban, melainkan memasangkan perlengkapan keselamatan pada seseorang yang berada di pijakan sangat sempit dan sudah mengalami kelelahan.
Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari laman Inside Edition, Jumat (4/9/2026), Roper menggambarkan kondisi Perry ketika tim berhasil menjangkaunya.
“Dia sudah kelelahan ketika kami tiba. Kakinya gemetar, lengannya juga gemetar,” ujar Roper.
Operasi penyelamatan berlangsung sekitar 42 menit menurut laporan Now Georgia, sementara rekaman Inside Edition menyebut keseluruhan proses mencapai 47 menit.
Penyelamatan Perry akhirnya tidak berakhir dengan korban jiwa maupun cedera serius. Ia hanya mengalami beberapa goresan dan berhasil dibawa kembali ke bawah gunung.
Namun, pengalaman tersebut meninggalkan sisi manusiawi yang membuat kisah ini berbeda. Saat menghubungi 911, Perry sempat menanyakan apakah dirinya akan masuk pemberitaan karena ia tidak ingin ayahnya khawatir.
“Saya tidak ingin ayah saya mulai mengkhawatirkan saya,” kata Perry.
