PatriaPos.com, BLITAR – Harga kebutuhan pokok di Blitar hari ini kembali mengalami fluktuasi. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Blitar, sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional terpantau naik, sementara sebagian lainnya masih relatif stabil.
Harga beras premium dalam komoditas beras berkisar Rp15.178 per kilogram, sementara beras medium dijual seharga Rp13.016 per kilogram.
Kondisi ini menunjukkan bahwa beras premium masih menjadi komoditas yang harganya cukup tinggi dibandingkan minggu lalu, yang sempat berada di bawah Rp15 ribu per kilogram.
Harga minyak goreng juga tercatat bervariasi. Minyak goreng kemasan premium dijual sekitar Rp20.088 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp17.402 per liter, dan curah Rp18.636 per liter.
Sementara itu, minyak goreng merek Minyakita masih stabil di harga Rp16.349 per liter. Perbedaan harga ini umumnya dipengaruhi oleh jenis kemasan serta ketersediaan stok di pasar.
Pada komoditas protein hewani, harga daging sapi paha belakang bertahan di angka Rp117.905 per kilogram.
Daging ayam ras berada di kisaran Rp34.470 per kilogram, sedangkan daging ayam kampung dijual Rp68.502 per ekor.
Untuk telur, harga telur ayam ras sekitar Rp26.126 per kilogram dan telur ayam kampung Rp46.686 per kilogram.
Harga telur ayam ras relatif stabil dalam tiga hari terakhir, sementara telur ayam kampung cenderung fluktuatif mengikuti permintaan pasar.
Selain itu, sejumlah bahan kebutuhan lainnya juga ikut dipantau, antara lain:
Gula Kristal Putih: Rp16.465/kg
Susu kental manis: sekitar Rp12 ribu/370 gr
Susu bubuk: sekitar Rp40 ribu/400 gr
Jagung pipilan kering: Rp7.580/kg
Garam beryodium halus: Rp9.475/kg
Tepung terigu: Rp11.442/kg
Secara umum, harga bahan pokok di Blitar saat ini masih dalam kondisi terkendali, meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan tipis.
Fluktuasi harga ini biasanya dipengaruhi oleh pasokan dari distributor serta tingkat permintaan masyarakat, terutama menjelang akhir pekan.
Disperindag Blitar memastikan bahwa ketersediaan stok kebutuhan pokok tetap aman. Pemantauan harga akan terus dilakukan setiap hari di sejumlah pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi lonjakan yang signifikan.





