PatriaPos Indonesia | Portal Media Independen Terkini & Terpercaya

Guntur Wahono Ajak Kader Muda PDIP Blitar Perkuat Ideologi Pancasila dan Persiapkan Diri Hadapi Pemilu 2029

Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PDIP, Guntur Wahono, saat menyampaikan sosialisasi ideologi Pancasila di Hotel Grand Mantion, Blitar, Minggu (26/10/2025).
Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PDIP, Guntur Wahono, saat menyampaikan sosialisasi ideologi Pancasila di Hotel Grand Mantion, Blitar, Minggu (26/10/2025).

Blitar – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Guntur Wahono, kembali menegaskan pentingnya penguatan ideologi Pancasila bagi generasi muda, khususnya kader dan simpatisan partai di akar rumput. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan Ideologi Pancasila yang digelar di Hotel Grand Mantion, Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, pada Minggu (26/10/2025) malam.

Acara tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam kegiatan ini para pengurus struktural partai mulai dari tingkat Ranting hingga PAC yang berasal dari Kecamatan Garum, Talun, dan Kanigoro. Para kader tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan yang dikemas dengan dialog terbuka antara Guntur Wahono dan peserta sosialisasi.

Kader Harus Kokoh Secara Ideologi

Dalam sambutannya, Guntur Wahono menegaskan bahwa penguatan ideologi Pancasila menjadi fondasi utama dalam membentuk kader partai yang tangguh, berintegritas, dan berpihak kepada kepentingan rakyat. Menurutnya, ideologi bukan hanya slogan atau simbol, tetapi harus menjadi roh perjuangan politik.

“Kader PDIP harus punya karakter dan komitmen ideologis yang kuat. Pancasila itu bukan sekadar dihafalkan, tapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan perjuangan politik,” ujar Guntur.

Ia juga menekankan bahwa tantangan ke depan, terutama menjelang Pemilu 2029, akan semakin kompleks. Karena itu, setiap kader harus siap secara mental, moral, dan ideologis agar tidak mudah terpengaruh oleh arus politik pragmatis.

“Kita menghadapi era kompetisi politik yang keras. Hanya kader yang berakar kuat pada ideologi Pancasila dan nilai-nilai kerakyatan Bung Karno yang bisa tetap berdiri tegak,” tegasnya.

Aspirasi dari Akar Rumput

Menariknya, sesi dialog dalam kegiatan tersebut berlangsung hidup. Beberapa perwakilan dari PAC dan Ranting PDIP menyampaikan aspirasi serta masukan untuk memperkuat organisasi.

Dari PAC Kecamatan Kanigoro, misalnya, muncul usulan agar partai secara rutin menggelar pendidikan dan pelatihan ideologis (diklat) bagi pengurus ranting dan PAC. Tujuannya agar para pengurus di tingkat bawah benar-benar memahami nilai-nilai dasar partai dan memiliki kesiapan menghadapi kontestasi politik lima tahun mendatang.

“Kami berharap ada kegiatan diklat ideologi yang narasumbernya langsung dari DPD maupun DPP, supaya penguatan kader di tingkat bawah bisa lebih sistematis dan menyeluruh,” ujar salah satu perwakilan PAC Kanigoro.

Selain itu, PAC Kanigoro juga menyampaikan aspirasi pembangunan di wilayahnya, khususnya di bidang pendidikan. Mereka menilai, hingga saat ini Kecamatan Kanigoro belum memiliki sekolah menengah atas (SMA) dan hanya memiliki satu SMP negeri, yakni SMPN 1 Kanigoro.

“Padahal Kanigoro ini kecamatan terbesar kedua di Kabupaten Blitar. Sudah selayaknya ada tambahan fasilitas pendidikan seperti SMA dan satu lagi SMP baru,” kata perwakilan kader setempat.

Sementara itu, perwakilan dari PAC Kecamatan Talun menyampaikan harapan agar struktur partai di tingkat cabang lebih sering melibatkan pengurus di bawah dalam setiap program dan kegiatan.

“Kami ingin ada keterlibatan yang lebih aktif dari semua jenjang struktur partai. Jangan sampai kader di tingkat bawah merasa ditinggalkan,” ungkapnya.

Menyatukan Gerak Partai Menjelang 2029

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Guntur Wahono mengapresiasi semangat para kader di tingkat akar rumput. Ia menyebutkan bahwa suara dan masukan dari bawah menjadi energi penting dalam memperkuat konsolidasi partai ke depan.

“Partai ini besar karena gotong royongnya. Semua tingkatan, dari ranting sampai pusat, harus bergerak bersama dan saling menguatkan,” ujarnya.

Guntur juga berjanji akan meneruskan aspirasi-aspirasi tersebut kepada pihak terkait, termasuk ke DPD dan DPP partai serta kepada pemerintah daerah, khususnya terkait kebutuhan fasilitas pendidikan di Kanigoro.

“Aspirasi ini akan saya sampaikan dan perjuangkan. Karena pembangunan sumber daya manusia dimulai dari pendidikan, dan itu selaras dengan semangat Pancasila,” tegasnya.

Penguatan Ideologi Sebagai Kunci Regenerasi

Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu rangkaian upaya PDIP dalam memperkuat barisan kader menjelang tahun-tahun politik ke depan. Melalui kegiatan seperti ini, Guntur berharap generasi muda PDIP di Blitar mampu menjadi kader yang tidak hanya militan secara politik, tetapi juga ideologis dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Kalau ideologinya kuat, arah perjuangan partai tidak akan melenceng. Regenerasi kita harus dibangun di atas pondasi Pancasila dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno,” pungkas Guntur.

Acara ditutup dengan seruan kebersamaan dan semangat gotong royong untuk terus menjaga marwah partai dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat, sejalan dengan cita-cita besar PDIP sebagai partainya wong cilik.(arif)