Home / Berita Daerah / 21 Pejabat Eselon II Tulungagung Resmi Dilantik, Ahmad Baharudin Minta Segera Tancap Gas

21 Pejabat Eselon II Tulungagung Resmi Dilantik, Ahmad Baharudin Minta Segera Tancap Gas

Pelantikan 21 pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang dipimpin Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (8/10/2026).
Pelantikan 21 pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang dipimpin Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (8/10/2026).

TULUNGAGUNG, Patria post.com— Pemerintah Kabupaten Tulungagung melakukan penyegaran jajaran birokrasi dengan melantik 21 pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama), Kamis (8/10/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut dipimpin Plt Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Prosesi pelantikan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, H. Drs. Tri Hariadi, M.Si., bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Tulungagung.

Pengisian jabatan tersebut merupakan bagian dari penataan birokrasi sekaligus upaya meningkatkan efektivitas kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

Pengangkatan 21 pejabat itu tertuang dalam Keputusan Bupati Tulungagung Nomor 800.1.3.3/340/46.03/2026 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

21 Pejabat Menduduki Jabatan Baru
Berikut daftar pejabat yang dilantik:

  • dr. Zuhrotul Aini, Sp.A., M.Kes. — Kepala Dinas KB, PP dan PA.
  • Wahiyd Masrur, S.Sos. — Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
  • Drs. Tranggono Dibjoharsono, M.M. — Kepala DPMPTSP.
  • Drs. Suyanto, M.M. — Kepala Dinas Perikanan.
  • Sudarmaji, S.Sos., M.Si. — Kepala Dinas Pendidikan.
  • Sony Welli Ahmadi, S.STP., M.M. — Kepala Dinas Perhubungan.
  • Soeroto, S.Sos., M.M. — Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
  • Robinson P. Nadeak, S.H., M.H. — Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
  • Muhamad Ardian Candra, S.STP. — Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
  • Dr. dr. Kasil Rokhmad, M.MRS. — Direktur RSUD dr. Iskak.
  • Drs. Johanes Bagus Kuncoro, M.Si. — Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
  • Iswahjudi, S.IP., M.Si. — Kepala BKPSDM.
  • Dra. Imro’atul Mufidah, M.Si. — Kepala Bapenda.
  • Galih Nusantoro, S.STP., M.M. — Kepala Dinas PUPR.
  • Esty Purwantik, S.H., M.H. — Kepala BRIDA.
  • Erwin Novianto, S.T., M.T. — Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
  • Dwi Hary Subagyo, S.STP., M.Si. — Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
  • Anang Pratistianto, S.T., M.Si. — Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
  • Agus Prijanto Utomo, S.E. — Asisten Administrasi Umum.
  • Dr. Agus Kuncoro, S.Sos., M.Si. — Kepala DPMD.
  • Achmad Mugiyono, S.STP., M.M. — Kepala Pelaksana BPBD.

Hasil Uji Kompetensi

Ahmad Baharudin menjelaskan, pengisian jabatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan uji kompetensi bagi pejabat JPT Pratama yang digelar pada awal September 2026.

Proses tersebut dilakukan untuk menentukan pejabat yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan jabatan.

Sejumlah aspek menjadi bahan pertimbangan, mulai dari rekam kinerja, pendidikan, pengalaman, kompetensi teknis dan manajerial, kemampuan sosial kultural, hingga integritas serta moralitas.

Ahmad menegaskan, proses pengisian jabatan juga telah memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.

Dengan demikian, proses pelantikan dilaksanakan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Diminta Segera Beradaptasi

Dalam arahannya, Ahmad meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi di lingkungan kerja masing-masing.

Ia menekankan agar pelantikan tidak berhenti pada seremoni pergantian jabatan.

Para pejabat harus segera menerjemahkan amanah tersebut dalam bentuk program kerja dan capaian yang dapat diukur.

Mulai pekan berikutnya, para pejabat diharapkan telah beradaptasi dengan lingkungan kerja baru dan langsung memetakan berbagai pekerjaan yang harus diselesaikan.

Salah satu perhatian utama adalah optimalisasi penyerapan anggaran serta memastikan berbagai kegiatan pada tahun anggaran 2026 dapat berjalan sesuai target.

Jabatan Harus Dibuktikan dengan Kinerja

Ahmad juga mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar status maupun sarana memperoleh kenyamanan.

Menurutnya, jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan melalui prestasi serta kinerja nyata.

Para pimpinan OPD juga dituntut menjadi teladan bagi jajaran di bawahnya, sekaligus mampu berperan sebagai penggerak, inspirator, dan motivator dalam organisasi.

Ia berharap kepemimpinan baru di sejumlah OPD dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Integritas dan Pelayanan Masyarakat

Selain mengejar target pembangunan, Ahmad meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) tetap menjadikan aturan dan integritas sebagai landasan dalam menjalankan tugas.

Profesionalisme, disiplin, serta pelayanan kepada masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus terus diperkuat.

Ia berharap penguatan jajaran birokrasi tersebut mampu mendorong Pemkab Tulungagung semakin efektif dalam menjalankan program pembangunan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, Ahmad menyampaikan selamat sekaligus meminta mereka segera bekerja.

“Selamat menempati jabatan baru, selamat bekerja, dan segera beradaptasi untuk menyelesaikan target-target yang telah ditetapkan,” pesannya.

Dengan dilantiknya 21 pejabat JPT Pratama tersebut, tantangan berikutnya adalah bagaimana setiap pimpinan OPD mampu membuktikan kepercayaan yang diberikan melalui kinerja nyata, program yang tepat sasaran, serta pelayanan publik yang semakin baik.