Home / Wisata / Tak Banyak yang Tahu, Ada Tempat di Blitar untuk Melihat Ratusan Rusa dari Dekat

Tak Banyak yang Tahu, Ada Tempat di Blitar untuk Melihat Ratusan Rusa dari Dekat

File 00000000dde8822f9121dc74a0a49c98
Rusa timor di kawasan Kesambi Trees Park, Jatilengger, Kabupaten Blitar.

PatriaPos.com – Ada pengalaman yang tidak harus dicari jauh-jauh ke luar kota. Di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, terdapat sebuah kawasan hijau yang menawarkan suasana berbeda dari tempat wisata pada umumnya.

Bukan sekadar taman dengan pepohonan rindang, kawasan ini juga menjadi tempat konservasi rusa yang memungkinkan pengunjung melihat satwa tersebut dari jarak relatif dekat.

Suasana alam yang teduh membuat tempat ini cocok untuk mereka yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga tanpa harus berada di tengah keramaian pusat kota. Menariknya lagi, pengunjung tidak hanya bisa melihat rusa dari balik pagar.

Pada kondisi tertentu, wisatawan dapat berinteraksi lebih dekat dengan memberikan pakan yang telah disediakan. Keberadaan rusa di tengah kawasan hutan menjadikan pengalaman berwisata terasa lebih alami. Tempat tersebut adalah Kesambi Trees Park yang kini dikembangkan dengan konsep baru bernama Maliran Ranch.

Berada di Kawasan Hutan Maliran

Kesambi Trees Park berada di Dusun Jatianom, Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Kawasan tersebut berada di lingkungan Hutan Maliran yang dikenal memiliki pepohonan cukup rindang.

Lokasinya juga tidak terlalu jauh dari pusat Kota Blitar. Dengan kendaraan, perjalanan menuju kawasan ini dapat ditempuh dalam waktu relatif singkat, tergantung titik keberangkatan dan kondisi jalan.

Bagi masyarakat Blitar dan daerah sekitar, lokasi tersebut bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu luang tanpa harus melakukan perjalanan wisata dalam jarak yang terlalu jauh.

Suasana pepohonan menjadi salah satu daya tariknya. Pengunjung bisa menikmati lingkungan yang lebih sejuk dan tenang dibandingkan kawasan perkotaan.

Rusa Menjadi Daya Tarik Utama

Hal yang paling membuat kawasan ini berbeda tentu keberadaan rusa.

Kawasan konservasi tersebut menjadi tempat pelestarian rusa timor atau Cervus timorensis. Berdasarkan pemberitaan pada 2026, populasi rusa yang berada di kawasan tersebut telah mencapai ratusan ekor.

Rusa-rusa itu menjadi daya tarik bagi pengunjung, terutama keluarga yang membawa anak-anak. Melihat satwa secara langsung tentu memberikan pengalaman berbeda dibandingkan hanya melihatnya melalui layar atau gambar.

Pengunjung juga dapat mengamati perilaku rusa ketika bergerombol, mencari makanan, atau bergerak di sekitar kawasan konservasi.

Keberadaan tempat seperti ini sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal satwa secara langsung. Wisata tidak hanya menjadi kegiatan untuk mencari hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana mengenalkan lingkungan dan konservasi kepada generasi muda.

Pengunjung Bisa Memberikan Pakan

Salah satu aktivitas yang cukup menarik adalah memberikan makanan kepada rusa.

Pengunjung dapat membeli pakan yang tersedia di sekitar lokasi, salah satunya berupa kacang panjang. Setelah memiliki pakan, wisatawan dapat berinteraksi lebih dekat dengan rusa dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku.

Aktivitas tersebut tentu menjadi pengalaman yang berbeda, terutama bagi anak-anak yang mungkin baru pertama kali melihat rusa dari jarak dekat.

Meski terlihat jinak, pengunjung tetap perlu menjaga jarak dan tidak melakukan tindakan yang dapat membuat satwa terganggu. Rusa tetap merupakan hewan sehingga interaksi harus dilakukan secara wajar.

Aturan mengenai pemberian pakan juga penting diperhatikan. Salah satu ketentuan yang diberitakan adalah pengunjung diperbolehkan mendekati rusa setelah pakan yang dibawa habis.

Hal sederhana seperti ini penting agar kegiatan wisata tidak justru mengganggu satwa yang berada di kawasan konservasi.

Sekarang Dikembangkan Menjadi Maliran Ranch

Ada perkembangan menarik dari kawasan tersebut.

Perhutani menyebut Kesambi Trees Park sedang dikembangkan menjadi Maliran Ranch. Pengembangan tersebut diarahkan untuk menjadikan kawasan Maliran sebagai salah satu destinasi wisata unggulan.

Konsep baru ini membuat kawasan tersebut tidak hanya mengandalkan keberadaan rusa.

Sejumlah fasilitas wisata juga dikembangkan untuk melengkapi pengalaman pengunjung. Di antaranya area parkir, spot foto, wahana bermain anak, camping ground dan kegiatan outbound.

Dengan pengembangan tersebut, kawasan Maliran berpotensi menjadi tempat wisata yang dapat dikunjungi berbagai kelompok, mulai dari keluarga hingga komunitas yang ingin menikmati kegiatan di ruang terbuka.

Perubahan konsep juga menunjukkan bahwa kawasan konservasi dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata tanpa meninggalkan unsur alam yang menjadi daya tarik utamanya.

Tidak Hanya Cocok untuk Anak-Anak

Selama ini tempat yang memiliki satwa sering dianggap hanya menarik bagi keluarga dengan anak kecil.

Padahal, kawasan Maliran juga dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang sekadar ingin mencari suasana berbeda.

Pepohonan yang rindang memberikan ruang untuk bersantai. Pengunjung bisa menikmati suasana alam, mengambil foto, atau menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga.

Bagi mereka yang menyukai kegiatan luar ruangan, keberadaan camping ground dan area outbound juga memberikan pilihan aktivitas tambahan.

Artinya, daya tarik kawasan ini tidak berhenti pada rusa. Lingkungan hutan dan berbagai fasilitas yang dikembangkan membuat pengalaman berkunjung bisa lebih beragam.

Harga Tiket dan Jam Operasional

Berdasarkan data Sistem Informasi Pariwisata Nasional (Sisparnas) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, tiket masuk Kesambi Trees Park tercatat sebesar Rp12.000 per orang.

Data tersebut juga mencantumkan jam operasional mulai 07.30 hingga 17.00 WIB.

Meski demikian, calon pengunjung sebaiknya tetap memastikan kembali informasi tiket dan jam buka sebelum berangkat. Pengelolaan kawasan wisata dapat mengalami perubahan seiring proses pengembangan Maliran Ranch.

Terutama bagi pengunjung yang datang dari luar Blitar, pengecekan informasi terbaru bisa membantu menghindari perubahan jadwal atau ketentuan di lokasi.

Bisa Menjadi Pilihan Wisata Akhir Pekan

Keberadaan kawasan konservasi rusa di Jatilengger memberikan alternatif wisata yang cukup menarik bagi masyarakat Blitar.

Pengunjung tidak harus menghabiskan banyak waktu untuk perjalanan jauh demi mendapatkan suasana alam. Di kawasan ini, wisatawan dapat menikmati pepohonan rindang sekaligus melihat rusa timor dari dekat.

Yang membuatnya semakin menarik adalah perkembangan kawasan tersebut menjadi Maliran Ranch. Jika pengembangan berjalan sesuai rencana, kawasan ini berpotensi memiliki lebih banyak aktivitas wisata tanpa kehilangan karakter alamnya.

Bagi yang belum pernah datang, tempat ini bisa dimasukkan dalam daftar tujuan akhir pekan berikutnya. Terlebih bagi keluarga yang ingin mengenalkan satwa kepada anak-anak melalui pengalaman langsung.