Gelar Musran di Kesamben dan Doko, PDIP Kabupaten Blitar Targetkan 22 Kursi di Pemilu 2029

Pelaksanaan Musyawarah Ranting PDI Perjuangan Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Sabtu (1/8/2026).
Pelaksanaan Musyawarah Ranting PDI Perjuangan Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Sabtu (1/8/2026).

BLITAR – PDI Perjuangan Kabupaten Blitar terus memperkuat basis struktural organisasi hingga tingkat akar rumput dengan menggelar Musyawarah Ranting (Musran) di berbagai wilayah, termasuk di Kecamatan Kesamben dan Doko, Sabtu (1/8/2026).

Agenda yang menjadi bagian dari putaran ke-16 Musran di 22 kecamatan tersebut tidak hanya menghasilkan kepengurusan ranting yang baru, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mempercepat regenerasi kader muda potensial.

DPC PDI Perjuangan menilai penguatan struktur organisasi sejak dini penting dilakukan sebagai bekal menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilkada 2029. Melalui keterlibatan kader muda dan perempuan dalam kepengurusan, partai berharap mampu menghadirkan organisasi yang lebih adaptif sekaligus memperkuat kembali bentuk dukungan masyarakat di Kabupaten Blitar.

Musran di Kesamben dan Doko dihadiri jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pengurus Anak Cabang (PAC), pengurus ranting, hingga anak ranting. Seluruh tahapan berlangsung sesuai agenda dengan fokus utama menyusun kepengurusan baru yang dinilai mampu menjalankan roda organisasi secara lebih efektif.

Ketua PAC PDI Perjuangan Kesamben, Hari Purnawan, menjelaskan proses pembentukan kepengurusan berlangsung lancar. Menurutnya, seluruh ranting telah memenuhi ketentuan organisasi, termasuk keterwakilan minimal 30 persen kader muda dan 30 persen kader perempuan sebagaimana diamanatkan partai.

“Regenerasi ini menjadi investasi jangka panjang bagi partai. Kader muda harus dibentuk melalui proses yang berkesinambungan agar memiliki pengalaman organisasi dan mampu menjalankan tugas-tugas politik dengan baik,” ujar Hari.

Ia menilai tingginya minat generasi muda untuk bergabung menjadi sinyal positif bagi keberlangsungan organisasi. Kehadiran kader-kader baru dinilai bukan hanya untuk memenuhi struktur kepengurusan, melainkan dipersiapkan melalui proses pembinaan agar memiliki kemampuan organisasi sekaligus memahami kebutuhan masyarakat.

Selain memperkuat organisasi, penyegaran kepengurusan juga diharapkan berdampak terhadap peningkatan elektabilitas partai pada pemilu mendatang. PAC Kesamben menargetkan perolehan kursi legislatif dari daerah pemilihan setempat dapat kembali meningkat dibandingkan hasil sebelumnya.

Gelar Musran di Kesamben dan Doko, PDIP Kabupaten Blitar Targetkan 22 Kursi di Pemilu 2029 - Patriapos
Doc. Foto

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, menegaskan Musran menjadi momentum untuk memastikan struktur partai di tingkat bawah semakin solid. Menurutnya, organisasi yang kuat merupakan modal utama dalam menghadapi dinamika politik yang akan datang.

Ia menyoroti Kecamatan Doko sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi besar untuk kembali menjadi lumbung suara PDI Perjuangan. Kehadiran kader-kader muda dinilai mampu membawa semangat baru dalam membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mengembalikan dukungan yang sempat menurun pada pemilu legislatif sebelumnya.

“Doko memiliki sejarah sebagai salah satu basis PDI Perjuangan. Dengan munculnya kader-kader muda yang siap bekerja di tengah masyarakat, kami optimistis capaian suara pada pemilu berikutnya bisa meningkat,” kata Guntur.

Lebih lanjut, Guntur menegaskan bahwa proses regenerasi tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan ranting. Partai juga mulai menyiapkan kader-kader potensial yang nantinya diproyeksikan mengikuti kontestasi politik, baik pada Pemilu Legislatif maupun Pilkada 2029.

“Regenerasi ini tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan ranting. Kami juga mulai menyiapkan kader-kader potensial yang nantinya diproyeksikan mengikuti kontestasi politik, baik Pemilu Legislatif maupun Pilkada 2029,” ujarnya.

Menurutnya, proses seleksi dan pembinaan sejak dini menjadi langkah penting agar partai mampu melahirkan calon pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas, serta mendapat kepercayaan masyarakat.

“Calon-calon yang kami siapkan harus memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, dan mampu membangun kepercayaan masyarakat. Regenerasi ini bukan sekadar mengisi struktur, tetapi menyiapkan pemimpin masa depan yang siap mengemban amanah publik,” tegasnya.

Guntur menambahkan, PDI Perjuangan Kabupaten Blitar juga memasang target meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Blitar pada Pemilu 2029.

“Target kami minimal mengembalikan perolehan kursi DPRD Kabupaten Blitar menjadi 19 kursi. Kalau setiap kecamatan mampu melahirkan kader terbaik yang memiliki daya saing tinggi, kami optimistis bisa mencapai 22 kursi,” katanya.

Gelar Musran di Kesamben dan Doko, PDIP Kabupaten Blitar Targetkan 22 Kursi di Pemilu 2029 - Patriapos
Doc. Foto

Di sisi lain, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Supriadi, memastikan pelaksanaan Musran di Kecamatan Kesamben dan Doko berlangsung tertib serta sesuai dengan tahapan organisasi yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah pelaksanaan Musran berjalan lancar sesuai mekanisme organisasi. Setelah seluruh Musran di 22 kecamatan selesai, kami akan melaksanakan pembekalan bagi seluruh pengurus ranting yang baru terbentuk,” ujar Supriadi.

Ia menjelaskan, pembekalan tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan kemampuan kepemimpinan kader, sekaligus membekali para pengurus dengan pemahaman politik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Harapannya, struktur partai di seluruh wilayah semakin solid, mampu menjalankan fungsi organisasi secara optimal, dan siap menghadapi agenda politik 2029 dengan persiapan yang lebih matang,” pungkasnya.