PatriaPos.com, BLITAR – Ribuan jamaah memadati Alon-Alon Kanigoro, Kabupaten Blitar, Minggu (3/8/2025).
Suasana religius begitu kental ketika lantunan dzikir dan shalawat menggema dalam Majlis Dzikir dan Maulidurrosul Nabi Muhammad S.A.W yang digelar Jama’ah Al Khidmah.
Acara ini menjadi salah satu rangkaian Hari Jadi Blitar ke-701, menghadirkan nuansa spiritual di tengah kemeriahan budaya dan pesta rakyat.
Jika biasanya masyarakat menanti karnaval atau hiburan, kali ini mereka justru larut dalam doa bersama, menunjukkan bahwa identitas religius tetap menjadi napas kehidupan warga Blitar.
Di tengah lautan jamaah, hadir pula Suratun Nasikhah, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan layanan publik, melainkan juga pada pembinaan mental serta spiritual masyarakat.
“Momentum ini penting untuk meneguhkan kebersamaan umat. Majlis dzikir bukan hanya ritual, tetapi juga media memperkuat silaturahmi dan harmoni sosial,” tutur Suratun.
Dzikir massal ini juga menjadi ruang interaksi sosial masyarakat. Warga berdatangan dari berbagai penjuru, sebagian bersama keluarga hingga anak-anak, untuk menghadiri momen sakral yang dianggap sebagai simbol keutuhan warga Blitar.
Banyak di antara mereka yang larut dalam doa, bahkan meneteskan air mata haru, merasakan kekuatan kebersamaan dalam menjaga harmoni daerah.
Suratun menambahkan, dukungan pemerintah terhadap agenda keagamaan harus terus diperkuat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat akan melahirkan keseimbangan pembangunan yang berakar pada nilai-nilai religius.
“Kami di legislatif akan terus mendukung kegiatan positif yang memperkuat identitas religius dan kebersamaan masyarakat Blitar,” ujarnya.
Perayaan Hari Jadi Blitar ke-701 pun menemukan makna mendalam melalui lantunan dzikir. Bukan hanya sebagai pesta tahunan, melainkan tonggak untuk meneguhkan kekuatan masyarakat dalam iman, doa, dan persaudaraan.
“Semoga melalui doa bersama ini, Blitar senantiasa diberi keberkahan, masyarakatnya rukun, dan pembangunan berjalan lancar,” pungkas Suratun.





