Latar belakang taekwondo tersebut terlihat dari gaya bertarungnya yang cepat dan aktif.
Ia mampu menjaga jarak, masuk ke area serangan, kemudian keluar sebelum lawan mendapatkan kesempatan membalas. Kombinasi antara pergerakan kaki dan kemampuan striking membuat Bilal terlihat berbahaya terutama ketika pertarungan berlangsung dalam tempo tinggi.
Menariknya, ia juga tidak berhenti pada kemampuan berdiri.
Bilal berlatih bersama UFC Hall of Famer Demetrious Johnson. Pengalaman dan wawasan dari salah satu petarung terbaik dalam sejarah kelas flyweight tersebut tentu menjadi aset penting dalam perkembangan kariernya. UFC juga mencatat Johnson sebagai salah satu sosok yang membantu Bilal dalam latihan.
Membawa Nama Indonesia di Panggung UFC
Salah satu hal yang membuat Bilal semakin menarik bagi penggemar Indonesia adalah latar belakang keluarganya.
Ia lahir di Amerika Serikat dan memiliki darah Indonesia dari keluarganya. Identitas tersebut kemudian ia bawa melalui julukan “The IndoNinja”.
Bagi Bilal, Indonesia bukan sekadar bagian dari cerita keluarga. Ia juga secara terbuka menunjukkan kebanggaannya terhadap warisan tersebut ketika tampil di panggung internasional. UFC sendiri menyebut julukan IndoNinja sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan Indonesia yang dimilikinya.
Sebelumnya, Bilal juga mendapatkan perhatian dari publik Indonesia setelah kemenangan atas Mridul Saikia. Bahkan Bilal juga turut menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Indonesia setelah mendapatkan kontrak UFC.
Kehadirannya menambah warna bagi perjalanan petarung Indonesia di UFC setelah Jeka Saragih lebih dulu mendapatkan kontrak organisasi tersebut.
Bilal Punya Modal Penting: Kemampuan dan Karakter
Di dunia MMA profesional, kemampuan bertarung saja belum tentu cukup untuk menjadi bintang.
Seorang petarung juga membutuhkan karakter yang membuat penonton ingin menyaksikan pertandingannya.
Bilal tampaknya memahami hal tersebut.
Selain gaya bertarung agresif, ia mempunyai kepribadian yang cukup mencolok. Aksi moonwalk setelah kemenangan di Contender Series menjadi salah satu contohnya.
Menariknya lagi, kecintaannya terhadap musik juga terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Profil UFC mencatat bahwa Bilal memainkan drum dan kerap mengunggah video cover lagu di media sosial. Ia juga mengaku terinspirasi oleh Conor McGregor, terutama dari sisi kepercayaan diri, kemampuan membangun citra, dan gaya striking yang khas.
Dengan kombinasi tersebut, Bilal tidak hanya menjual kemampuan bertarung, tetapi juga memiliki identitas yang mudah dikenali.
Jalan Menuju Gelar UFC Masih Panjang
Meski sudah memiliki rekor 10-0 dan memenangkan debut UFC, Bilal belum bisa langsung dianggap sebagai penantang gelar.
