BLITAR – Bima Putra U-13 dan Sejati Football U-15 harus mengakhiri perjalanan di Piala Soeratin Jawa Timur 2026 pada babak 16 besar. Meski gagal melaju lebih jauh, keikutsertaan dua wakil Kota Blitar tersebut menjadi pengalaman bagi pemain muda dalam menghadapi persaingan sepak bola tingkat provinsi.
Bima Putra menghadapi Persida Sidoarjo di Stadion Notohadinegoro Jember, Rabu (9/9/2026). Setelah bermain imbang tanpa gol hingga waktu normal, Bima Putra akhirnya kalah 2-4 melalui adu penalti.
Sementara Sejati Football menghadapi Arunda Malang di Lapangan BRIGIF IX Jember pada hari yang sama. Mereka tersingkir setelah kalah tipis 0-1.
Hasil tersebut membuat perjalanan kedua wakil Kota Blitar di Piala Soeratin Jawa Timur 2026 terhenti pada babak 16 besar.
Meski belum berhasil meraih gelar juara, keikutsertaan Bima Putra dan Sejati Football menunjukkan adanya aktivitas pembinaan sepak bola usia muda di Kota Blitar.
Perjalanan pemain muda menuju sepak bola senior membutuhkan proses panjang. Pemain yang tampil di kelompok U-13 perlu mendapatkan ruang berkembang ketika memasuki kelompok usia berikutnya, sebelum akhirnya mampu bersaing di level senior.
Sebagai informasi, Piala Soeratin merupakan kompetisi sepak bola usia muda yang digelar PSSI sebagai wadah pembinaan pemain dari berbagai daerah. Kompetisi ini menggunakan nama Soeratin Sosrosoegondo, tokoh yang dikenal sebagai Ketua Umum pertama PSSI.
