Tulungagung – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan tradisi Sedekah Laut di kawasan Pantai Popoh, Tulungagung. Kegiatan budaya yang telah menjadi warisan turun-temurun masyarakat pesisir tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharrudin, bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, kelompok nelayan, dan ratusan warga.
Tradisi Sedekah Laut menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut yang telah memberikan kehidupan bagi masyarakat pesisir. Selain itu, tradisi ini juga menjadi doa bersama agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan, kelancaran, dan hasil tangkapan yang melimpah.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharrudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan tradisi budaya lokal. Menurutnya, Sedekah Laut bukan sekadar ritual adat, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.
Ia juga menilai bahwa kegiatan budaya seperti ini memiliki potensi besar untuk mendukung sektor pariwisata daerah. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, tradisi Sedekah Laut diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian pelaku usaha lokal.
Rangkaian acara berlangsung meriah dengan doa bersama, prosesi pelarungan sesaji ke laut, serta berbagai pertunjukan seni budaya yang disambut antusias oleh masyarakat dan para pengunjung. Kehadiran Plt. Bupati menjadi bukti dukungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus mendorong pengembangan potensi wisata berbasis tradisi di wilayah pesisir.
