BLITAR, Patriapos.com – Bagi pelancong yang berwisata ke Kabupaten Blitar, kurang lengkap rasanya jika tidak menyambangi keindahan pantainya.
Di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, terdapat destinasi wisata bahari yang sudah cukup terkenal.
Bukan hanya karena pesona alamnya yang memukau, tetapi deru ombak dan beragam produk UMKM di sana seolah menyempurnakan pengalaman liburan bagi Anda.
Di kawasan pesisir pantai selatan ini, wisatawan akan disuguhkan panorama alam seperti pasir putih, lanskap tebing dengan batu karang, serta aktivitas warga setempat yang menggantungkan roda perekonomiannya sebagai pedagang maupun nelayan.
Tak berhenti di situ, pengunjung juga bisa menikmati sunset pada waktu momen-momen tertentu.

Keindahan Pasir Putih
Suasana Pantai Tambakrejo semakin terasa hidup ketika wisatawan mulai menapakkan kaki dan berjalan menyusuri kawasan pasir putih.
Di areal ini, bukan hanya orang dewasa yang dapat merasakan lembutnya hamparan pasir, tetapi anak-anak juga terlihat asyik bermain. Mereka membuat berbagai bentuk sederhana menggunakan pasir dengan tangan mereka.


Aktivitas tersebut menjadi salah satu pilihan bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama tanpa harus selalu bermain di air.
Salah seorang pengunjung Rudianto berujar, Pantai Tambakrejo menjadi pilihan tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga karena bisa menikmati suasana pantai sekaligus melihat aktivitas masyarakat pesisir.
“Selain menikmati pemandangan pantai, anak-anak juga bisa bermain pasir. Kami juga bisa membeli ikan atau makanan di sekitar sini,” ujarnya.
Sementara itu, sebagian pengunjung lainnya memilih berjalan menyusuri garis pantai. Deburan ombak yang datang silih berganti membuat suasana di tempat tersebut semakin ramai, terutama ketika wisatawan mulai berdatangan.
Bagi wisatawan yang datang pada siang hingga sore hari, suasana pantai juga perlahan berubah. Teriknya matahari mulai berkurang dan kawasan pesisir menjadi lebih nyaman untuk digunakan bersantai.
Menjelang sore, wisatawan dapat meresapi suasana pantai sambil menunggu perubahan warna langit. Namun, kesempatan menikmati matahari terbenam tetap bergantung pada waktu kedatangan dan kondisi cuaca.
Aktivitas Warga Pesisir
Tak hanya menawarkan pemandangan laut, kehidupan masyarakat pesisir juga menjadi bagian yang menarik untuk dilihat ketika berkunjung ke Pantai Tambakrejo.
Di sekitar kawasan pantai, aktivitas pedagang dan warga berjalan berdampingan dengan kegiatan wisata.

Salah satunya terlihat dari keberadaan pedagang yang menawarkan berbagai hasil laut dan olahan ikan kepada pengunjung.
Sejumlah produk hasil laut, mulai dari ikan tuna, cumi, lobster, kepiting, dan jenis lainnya, menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh khas kawasan pesisir.
Menurut Sumiratun, salah satu pedagang ikan, banyak wisatawan yang datang tidak hanya sekadar untuk berwisata, melainkan juga ingin mencicipi aneka olahan hasil laut.
Adapun harga ikan tuna mulai dari Rp10.000, tergantung ukuran maupun jenis komoditasnya.
“Ya, di sini harganya macam-macam, Mas. Ada yang Rp10.000, ada juga yang Rp20.000 dan lainnya tergantung berat dan jenisnya. Itu pun dalam kondisi sudah diasapi dan siap langsung dibakar,” kata Sumiratun, Jumat (11/9/2026).

Ada pula pengunjung yang langsung membeli olahan ikan untuk dinikmati setelah bermain di pantai.
Keberadaan lapak pedagang tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana aktivitas pariwisata ikut berjalan beriringan dengan kehidupan ekonomi masyarakat sekitar Pantai Tambakrejo.
Di bawah rindangnya pepohonan, wisatawan juga dapat menemukan tempat sederhana untuk beristirahat. Beberapa wisatawan memilih duduk bersama keluarga sambil menikmati makanan dan minuman setelah bermain di kawasan pantai.
Kunjungan Wisatawan
Pantai Tambakrejo menjadi salah satu destinasi yang cukup ramai dikunjungi di Kabupaten Blitar.
Tidak hanya pengunjung lokal, banyak juga pelancong dari luar daerah yang singgah untuk menikmati keindahan alamnya.
Bahkan, data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat menunjukkan, kunjungan ke pantai ini menembus angka 43.796 orang hingga September 2025.
Sementara pada masa libur Lebaran di tahun yang sama, jumlah pelancong yang datang melonjak hingga 14.502 orang.
Memasuki awal tahun 2026, tingginya aktivitas wisata kembali terlihat saat momen libur Natal dan Tahun Baru.
Pada periode tersebut, kenaikan jumlah wisatawan yang hadir, terutama di hari libur, berada di kisaran 500 hingga 1.000 orang per hari.
Kunjungan bahkan menyentuh angka 1.400 orang pada 25 Desember 2025 dan kembali melonjak pada 1 Januari 2026.
Tren positif ini berlanjut pada musim libur sekolah 2026. Data Disbudpar mencatat Tambakrejo sebagai objek wisata dengan kunjungan terbanyak selama periode 20 Juni hingga 12 Juli 2026, mengungguli sejumlah destinasi populer lainnya di wilayah tersebut.
Ramainya pelancong tidak hanya membuat kawasan pesisir dipenuhi aktivitas rekreasi.
Kehadiran mereka juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar, mulai dari pedagang makanan, penjual hasil laut, hingga pelaku usaha lain yang melayani kebutuhan wisatawan.
Sejumlah Fasilitas Pendukung Wisata
Untuk menunjang kenyamanan bagi para pengunjung, kawasan Pantai Tambakrejo juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung wisata.
Di lokasi tersedia area parkir khusus kendaraan roda empat dengan tarif Rp10.000 per mobil, sedangkan kendaraan roda dua dikenakan biaya parkir Rp5.000.
Selain tempat parkir, pengunjung juga dapat memanfaatkan fasilitas toilet dan musala yang tersedia di lokasi.

Bagi wisatawan yang ingin mencari oleh-oleh, terdapat pula pasar cenderamata yang menyediakan berbagai barang untuk dibawa pulang sebagai buah tangan dari Pantai Tambakrejo seperti pakaian ataupun pernak-pernik dari kerajinan tangan khas pesisir.
Keberadaan fasilitas tersebut membuat wisatawan tidak hanya dapat menikmati suasana pantai, tetapi juga lebih mudah memenuhi kebutuhan selama berada di kawasan wisata.
