PatriaPos Indonesia | Portal Media Independen Terkini & Terpercaya

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Istiqlal, Prabowo-Gibran Hadiri Bersama Ribuan Jamaah dengan Tema Ekoteologi

Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memanjatkan doa saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memanjatkan doa saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

PatriaPos.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Kamis malam (4/9/2025).

Dalam kesempatan itu, ia turut didampingi oleh Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka beserta jajaran pejabat negara lainnya.

Dengan mengangkat tema “Ekoteologi: Keteladanan Nabi Muhammad SAW”, peringatan tersebut bukan hanya diikuti para pejabat tinggi negara, tetapi juga disambut dengan antusias oleh ribuan jamaah yang datang untuk memperingati hari kelahiran Nabi sebagai pembawa risalah penuh kasih dan rahmat bagi semesta.

Dari pantauan langsung di YouTube, tampak hadir pula Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Dalam tausiyahnya, Nasaruddin memperkenalkan konsep ekoteologi yang menekankan pentingnya cinta kasih tidak hanya antar sesama manusia, tetapi juga kepada seluruh makhluk dan alam semesta.

“Inilah yang kami istilahkan dengan ekoteologi. Jika kita mencintai sesama, itu artinya kita mencintai semua makhluk. Tumbuh-tumbuhan butuh perhatian, begitu juga binatang butuh kasih sayang agar tetap lestari.

Alam semesta juga dihormati dalam agama Islam dan agama lainnya, sebagai sesuatu yang hidup bukan benda mati.,” ujar Nasaruddin.

Ia menambahkan, banyak ayat dalam Al-Qur’an yang menjelaskan bahwa alam semesta bertasbih. Prinsip serupa juga terdapat dalam kitab suci agama lain. Karena itu, cinta menjadi inti dari semua ajaran agama.

“Kesimpulan inti dari semua agama adalah cinta. Mari kita mengedepankan cinta. Jika cinta sudah berperan dalam hati kita, insya Allah semua akan indah. Jika tidak, bisa jadi sebaliknya,” lanjutnya.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Istiqlal diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat, dan ceramah agama dari ulama terkemuka.

Suasana khusyuk dan khidmat menyelimuti ribuan jamaah yang hadir. Peringatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemakmuran bangsa.