BLITAR — Aspirasi pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) mengemuka dalam kegiatan reses Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Gatot Darwoto, yang digelar di Desa Sumberkembar, Kecamatan Binangun, Minggu (18/1/2026).
Warga menilai akses jalan yang memadai menjadi faktor penting dalam menunjang kelancaran aktivitas pertanian.
JUT yang menghubungkan Desa Sumberkembar dengan Dusun Sambirejo selama ini masih belum optimal. Kondisi tersebut kerap menyulitkan petani saat mengangkut sarana produksi maupun hasil panen, terutama ketika memasuki musim hujan.
Warga memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan langsung persoalan tersebut kepada wakil rakyat. Mereka berharap pembangunan JUT dapat segera direalisasikan agar kegiatan pertanian tidak lagi terhambat.
Menanggapi aspirasi itu, Gatot Darwoto menegaskan bahwa akses jalan pertanian memiliki peran strategis bagi ekonomi desa.
“Keluhan warga ini sangat masuk akal. Jalan usaha tani bukan sekadar fasilitas, tapi penopang utama aktivitas pertanian masyarakat,” ujar Gatot pada tim media ini, Kamis (22/1/2026).
Menurutnya, keberadaan JUT yang layak akan memangkas biaya angkut dan mempercepat distribusi hasil panen.
“Kalau jalannya baik, petani bisa lebih efisien. Hasil panen cepat keluar, biaya berkurang, dan itu berdampak langsung pada pendapatan mereka,” katanya.
Gatot memastikan aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui mekanisme pembahasan di DPRD Kabupaten Blitar sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menekankan pentingnya pembangunan berbasis kebutuhan nyata masyarakat desa.
Reses yang dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat itu berlangsung dalam suasana dialogis. Gatot berharap, masukan dari warga Desa Sumberkembar dan Dusun Sambirejo dapat menjadi landasan perencanaan pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian dan infrastruktur pedesaan.





