PatriaPos Indonesia | Portal Media Independen Terkini & Terpercaya

PDIP Kabupaten Blitar Gaspol Konsolidasi, Musancab Disiapkan untuk Peremajaan PAC

Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar bersama kader PAC berfoto usai Rakorcab di Kantor DPC Sawentar, Kanigoro, sebagai bagian persiapan Musancab dan peremajaan struktur partai, Minggu (4/1/2026).
Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar bersama kader PAC berfoto usai Rakorcab di Kantor DPC Sawentar, Kanigoro, sebagai bagian persiapan Musancab dan peremajaan struktur partai, Minggu (4/1/2026).

BLITAR – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar mulai melakukan konsolidasi internal partai melalui Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) sebagai persiapan pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab), Minggu (4/1/2026).

Rakorcab menindaklanjuti instruksi DPP PDI Perjuangan terkait konsolidasi lima tahunan itu digelar di Kantor Sekretariat DPC di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro.

Seluruh unsur pimpinan partai hadir lengkap, mulai Ketua DPC Guntur Wahono, Sekretaris Supriadi, Bendahara Basori, hingga jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PAC se-Kabupaten Blitar.

Seluruh peserta tampak kompak mengenakan seragam merah hitam khas partai.

Sosialisasi Musancab PDI Perjuangan Kabupaten Blitar kepada jajaran PAC digelar untuk memastikan proses berjalan sesuai mekanisme partai.
Sosialisasi Musancab PDI Perjuangan Kabupaten Blitar kepada jajaran PAC digelar untuk memastikan proses berjalan sesuai mekanisme partai.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Blitar, Supriadi, menegaskan bahwa Musancab merupakan agenda wajib partai yang harus dijalankan sesuai mekanisme dan aturan organisasi.

“Musancab ini sudah menjadi instruksi dari DPP dan DPD. Maka kami jalankan sesuai mekanisme yang benar,” kata Supriadi.

Dia menambahkan, Musancab bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum evaluasi dan penataan ulang struktur kepengurusan PAC. Terutama bagi PAC yang selama ini dinilai kurang efektif, peremajaan menjadi opsi yang terbuka.

“Di Musancab nanti akan ada pembentukan pengurus baru. Tapi semua tetap melalui mekanisme pengusulan nama dan sesuai aturan partai,” ujarnya.

Meski demikian, kata pria yang juga Ketua DPRD Kabupaten Blitar ini, pengurus lama tidak serta-merta tersingkir. Mereka tetap memiliki peluang untuk kembali diusulkan sepanjang memenuhi kriteria dan dinilai masih mampu menjalankan tugas organisasi.

Konsolidasi ini, lanjut dia diarahkan untuk memperkuat soliditas partai hingga ke tingkat akar rumput. Targetnya, yakni menata barisan dan mempersiapkan mesin partai menghadapi pemilu mendatang.

“Tujuan kita menyongsong pemilu ke depan dan memenangkan kontestasi,” tegas Supriadi.