Home / Gaya Hidup / 7 Kuliner Khas Blitar yang Wajib Dicoba Wisatawan, dari Soto Legendaris hingga Wajik Kletik

7 Kuliner Khas Blitar yang Wajib Dicoba Wisatawan, dari Soto Legendaris hingga Wajik Kletik

Warung Jendil Mbah Yamah di Kabupaten Blitar.
Warung Jendil Mbah Yamah di Kabupaten Blitar, salah satu tempat kuliner tradisional yang menyajikan olahan ikan air tawar khas Jawa Timur.

Nasi pecel biasanya terdiri dari nasi putih, aneka sayuran rebus, dan siraman sambal kacang.

Kerupuk atau rempeyek sering menjadi pelengkap yang menambah tekstur renyah ketika disantap bersama nasi dan sayuran.

Nasi pecel juga cocok dijadikan pilihan bagi wisatawan yang ingin memulai aktivitas sejak pagi.

Selain mengenyangkan, hidangan ini menawarkan pengalaman menikmati makanan tradisional yang sudah akrab dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Lokasi: Kawasan Jalan Ahmad Yani, Kota Blitar, Jawa Timur.

Google Maps: Cari Nasi Pecel Mbok Bari

3. Sego Uceng, Olahan Ikan Kecil yang Menggugah Selera

Blitar juga memiliki sajian sederhana yang menarik perhatian pencinta makanan tradisional, yaitu sego uceng.

Hidangan ini memadukan nasi dengan ikan uceng, ikan air tawar berukuran kecil yang umumnya diolah dengan cara digoreng.

Ikan uceng yang digoreng hingga renyah bisa menjadi lauk yang menggugah selera, terutama ketika disantap bersama nasi hangat dan sambal.

Ukurannya yang kecil membuat ikan ini memiliki karakter tersendiri dibandingkan lauk ikan berukuran besar.

Bagi sebagian orang, makanan seperti sego uceng mungkin terlihat biasa. Namun, justru kesederhanaan itulah yang membuatnya menarik untuk diperkenalkan kepada generasi muda dan wisatawan dari luar daerah.

Salah satu kawasan yang dapat ditelusuri untuk mencari penjual sego uceng adalah Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

Sebelum berkunjung, pastikan kembali lokasi warung yang tersedia dan apakah menu tersebut masih dijual.

Lokasi: Kawasan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Jawa Timur.

Google Maps: Cari Sego Uceng Blitar

4. Ayam Lodho, Sajian Berbumbu Rempah yang Kaya Rasa

Ayam lodho merupakan salah satu sajian tradisional yang dikenal di wilayah Blitar dan Tulungagung.

Hidangan ini umumnya menggunakan ayam yang diolah dengan bumbu rempah, kemudian disajikan bersama kuah berbahan santan.

Perpaduan bumbu menghasilkan cita rasa gurih dengan aroma rempah yang kuat. Pada sejumlah racikan, sensasi pedas juga menjadi bagian dari karakter hidangan tersebut.

Ayam lodho biasanya dinikmati bersama nasi putih atau makanan pendamping lain sesuai kebiasaan setempat.

Sajian ini juga kerap hadir dalam acara keluarga maupun kegiatan tradisional di sejumlah wilayah Jawa Timur.

Lokasi : Jl. Merapi No.12, Kepanjen Lor, Kec. Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur.

Google Maps: Ayam Lodho Pak Yusuf

5. Nasi Ampok dan Tiwul, Mengingat Kembali Makanan Tradisional

Di tengah banyaknya pilihan makanan modern, nasi ampok dan tiwul masih menarik untuk diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan kuliner tradisional.