3. Pantai Tambakrejo
Blitar tidak hanya menyimpan kekayaan sejarah, tetapi juga panorama alam yang memukau. Salah satunya adalah Pantai Tambakrejo yang berada di Kecamatan Wonotirto.
Pantai ini terkenal dengan garis pantainya yang panjang, pasir putih bersih, dan ombak yang relatif tenang, cocok untuk berlibur bersama anak-anak.
Di sepanjang pantai, Anda akan menemukan pedagang makanan laut segar seperti ikan bakar, cumi-cumi, dan udang yang dimasak langsung di tempat.
Bagi yang gemar memancing, tersedia spot memancing alami di bebatuan tepi pantai yang cukup menantang.
Rute menuju pantai ini pun menjadi petualangan tersendiri, karena melewati perbukitan hijau yang menyegarkan mata.
Dengan tiket masuk yang terjangkau, pantai ini sangat direkomendasikan untuk wisata alam yang murah meriah namun tetap memuaskan.
4. Telaga Rambut Monte
Bagi Anda yang mencari tempat untuk menyatu dengan alam sambil menenangkan pikiran, Telaga Rambut Monte adalah pilihan yang ideal.
Terletak di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, telaga ini menyuguhkan pemandangan air jernih kehijauan yang dikelilingi pepohonan rindang dan udara yang sejuk.
Di dalam telaga hidup ikan langka yang disebut ikan dewa, yang oleh masyarakat setempat dipercaya sebagai makhluk keramat, jelmaan prajurit Majapahit yang dikutuk karena membangkang.
Karena kepercayaan tersebut, ikan-ikan di telaga ini tidak boleh ditangkap atau diganggu. Nuansa mistis makin terasa dengan keberadaan pura kecil dan berbagai situs peninggalan kuno yang tersebar di area sekitar telaga.
Untuk mencapainya, pengunjung akan melewati sawah dan kebun teh yang asri, menjadikan perjalanan ke sana sebagai pengalaman yang menyegarkan jiwa. Harga tiket yang sangat murah membuat tempat ini semakin layak untuk dijelajahi.
5. Candi Penataran
Tak lengkap rasanya mengunjungi Blitar tanpa singgah ke Candi Penataran, salah satu peninggalan kerajaan Hindu terbesar di Jawa Timur.
Candi ini berlokasi di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok dan dibangun pada masa Kerajaan Kadiri sekitar abad ke-12. Luas area candi mencapai hampir 13.000 meter persegi, menjadikannya kompleks candi termegah dan terluas di Jawa Timur.
Pengunjung akan dibuat kagum oleh struktur bangunan yang megah, relief-detail mitologi Hindu, serta keberadaan arca-arca kuno yang penuh nilai artistik.
Candi ini juga menjadi lokasi favorit para pecinta fotografi karena setiap sudutnya memiliki keindahan arsitektur yang otentik dan monumental. Selain menjadi situs budaya dan sejarah, kawasan ini juga sering digunakan untuk festival budaya atau acara spiritual lokal.
Biaya masuk yang hanya Rp3.000 membuat tempat ini sangat terjangkau untuk semua kalangan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Blitar memang bukan kota metropolitan, tetapi memiliki daya tarik tersendiri yang mampu menciptakan kenangan berharga bagi siapa pun yang mengunjunginya.
Dengan kombinasi wisata sejarah, alam, edukasi, dan spiritual, Blitar menawarkan pengalaman liburan yang lengkap dan berkesan. Jadi, pastikan kota ini masuk dalam daftar perjalanan Anda selanjutnya.





