PatriaPos.com – Sebagai seorang mukmin, bersabar atas cobaan dan ujian hidup merupakan amalan yang dinilai agung di sisi Allah S.W.T.
Namun, banyak orang yang tidak kuat menghadapi ujian, hingga terjerumus dalam perbuatan yang melanggar syariat Islam.
Setiap orang akan diuji sesuai dengan kadar keimanan dan kemampuan mereka.
Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur’an, bahwa Allah tidak membebani seseorang melebihi batas kemampuannya. Karena itu, setiap manusia memiliki bentuk dan tingkat ujian yang berbeda-beda.
Bagi laki-laki, ujian atau “musuh terbesar” bukan hanya musuh fisik, tetapi lebih pada hawa nafsu dan godaan dunia. Beberapa cobaan paling berat bagi laki-laki menurut Al-Qur’an dan hadits antara lain:
1. Wanita
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki selain fitnah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Artinya, godaan syahwat terhadap wanita bisa menjadi ujian terberat karena dapat melalaikan ibadah, menjerumuskan ke dalam maksiat, bahkan merusak rumah tangga dan kehidupan sosial.
Namun, Islam menegaskan bahwa wanita bukan musuh, melainkan amanah. Laki-laki diperintahkan untuk menjaga pandangan, menundukkan syahwat, dan memperlakukan wanita dengan baik. Jika dihadapi dengan iman dan syariat, ujian ini justru bisa menjadi ladang pahala.
2. Harta dan Cinta Dunia
Allah berfirman:
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imran: 14)
Harta bisa menjadi fitnah jika membuat seseorang tamak, kikir, atau menghalalkan segala cara demi keuntungan pribadi.
3. Kedudukan dan Kekuasaan
Rasulullah ﷺ mengingatkan agar tidak serakah mengejar jabatan, karena setiap kekuasaan yang disalahgunakan akan ditanya dan dipertanggungjawabkan di akhirat. Kekuasaan yang salah arah bisa merusak iman dan kehidupan seseorang.
4. Hawa Nafsu
Allah berfirman:
“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya?” (QS. Al-Jatsiyah: 23)
Mengikuti hawa nafsu tanpa kendali membuat seseorang sulit istiqamah dalam agama.
Ujian Cinta yang Tak Berbalas
Jika seorang laki-laki mencintai seorang wanita tetapi Allah menakdirkan wanita itu menjadi milik orang lain, dan ia tetap sabar, tidak berzina, dan tidak melakukan maksiat, maka kesabarannya dihitung sebagai amal besar.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian. Dan sesungguhnya apabila Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. Barang siapa ridha (dengan ujian itu) maka Allah akan meridhainya, dan barang siapa murka maka Allah akan murkai dia.” (HR. Tirmidzi, hasan)
Tidak Menikah Bukan Halangan Menuju Surga
Menikah sunnah dan dianjurkan, tetapi tidak menikah sampai wafat bukan dosa selama tetap taat pada Allah. Surga tidak bergantung pada status menikah, tetapi pada ketaatan dan ketaqwaan.
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih, bagi mereka surga Firdaus menjadi tempat tinggal.” (QS. Al-Kahfi: 107)
Menahan Diri Mendatangkan Derajat Tinggi
Menahan diri dari cinta yang tidak halal termasuk jihad besar melawan hawa nafsu. Ada riwayat tentang “syahidul hub”, yaitu orang yang jatuh cinta tapi menjaga kehormatan dirinya, tidak berbuat maksiat, dan meninggal dalam keadaan itu; ia termasuk syahid.
Doa Singkat Meminta Keteguhan Hati
Bahasa Arab:
رَبِّ أَصْلِحْ لِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَآخِرَتِي وَثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى طَاعَتِكَ
“Rabbi aśliḥ lī dīnī wa dunyāyā wa ākhiratī wa thabbit qalbī ʿalā ṭāʿatika.”
Terjemah:
“Ya Rabb, perbaikilah agamaku, duniaku, dan akhiratku, dan teguhkanlah hatiku di atas ketaatan kepada-Mu.”
Wanita, harta, kekuasaan, dan hawa nafsu adalah ujian terbesar bagi laki-laki. Namun, jika dihadapi dengan iman, syariat, dan kesabaran, ujian ini justru menjadi ganjaran yang tak ternilai. Ridha terhadap qadar Allah akan membuka rahmat.
Pahala Bagi Orang yang Sabar
Bagi siapa yang bersabar menghadapi ujian hidup, Allah menjanjikan balasan yang besar di dunia dan akhirat, termasuk surga yang indah dan keridhaan-Nya.
Allah berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang bersabar akan dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sabar itu ada tiga tingkatan: orang yang sabar saat tertimpa musibah, orang yang sabar menahan diri dari dosa, dan orang yang sabar menunaikan perintah Allah. Dan bagi orang yang bersabar, surga adalah tempatnya.” (HR. Tirmidzi, hasan)





