Imigrasi Belawan juga menempatkan kualitas informasi sebagai bagian penting dalam pelaksanaan fungsi intelijen. Informasi yang dikumpulkan tidak hanya dituntut tepat waktu, tetapi juga harus memiliki kualitas yang dapat dipertanggung jawabkan sehingga mampu memberikan manfaat bagi pelaksanaan tugas keimigrasian.
Dengan demikian, Laporan Harian Intelijen tidak sekedar menjadi bagian dari rutinitas administrasi, tetapi memiliki fungsi dalam mendukung tersedianya informasi bagi pelaksanaan tugas dan pengambilan keputusan.
Prestasi sebagai LHI terbaik kedua tersebut sekaligus memberikan gambaran mengenai upaya jajaran Imigrasi Belawan dalam menjaga konsistensi pelaksanaan tugas intelijen.
Di sisi lain, kegiatan diseminasi yang dilaksanakan di Bogor juga menjadi ruang pembelajaran bagi jajaran keimigrasian. Peserta memperoleh pemaparan dan mengikuti diskusi mengenai intelijen dari sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Sejumlah narasumber yang memberikan materi berasal dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Intelijen Negara, Badan Intelijen Strategis Tentara Nasional Indonesia, Pusat Intelijen Lemdiklat Polri, serta Subdit Produk Intelijen Keimigrasian.
Kehadiran berbagai narasumber tersebut memperkaya pemahaman peserta mengenai proses penyusunan produk intelijen. Materi dan diskusi yang diberikan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan jajaran dalam menghasilkan produk intelijen yang akurat dan informatif.
Bagi Imigrasi Belawan, momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mengevaluasi dan meningkatkan kapasitas jajaran dalam menjalankan fungsi intelijen.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk menegaskan bahwa penghargaan yang diterima harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas kerja.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh jajaran. Kami akan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, khususnya dalam pengumpulan informasi, penyusunan laporan, ketepatan waktu, serta akuntabilitas informasi yang disampaikan,” ujar Eko.
