Iduladha Jadi Momentum PDIP Kota Blitar Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

PDI Perjuangan Kota Blitar menyalurkan hewan kurban bantuan dari DPD PDIP Jawa Timur kepada masyarakat di wilayah Sukorejo.
PDI Perjuangan Kota Blitar menyalurkan hewan kurban bantuan dari DPD PDIP Jawa Timur kepada masyarakat di wilayah Sukorejo.

KOTA BLITAR – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan jajaran PDI Perjuangan Kota Blitar untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan bersama masyarakat melalui kegiatan penyembelihan hewan kurban.

Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Sukorejo tersebut melibatkan kader partai mulai tingkat DPC, PAC, ranting hingga anak ranting bersama warga sekitar. Tahun ini, jumlah hewan kurban yang disembelih mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Yudi Meira, mengatakan pada Iduladha tahun ini pihaknya menerima bantuan dua ekor sapi kurban dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur untuk dibagikan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah tahun ini kegiatan kurban kembali berjalan dengan baik bersama seluruh kader dan masyarakat. Tahun lalu satu ekor sapi, sekarang bertambah menjadi dua ekor sapi bantuan dari DPD Jawa Timur,” ujar Yudi.

Menurutnya, kegiatan kurban tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga bagian dari pengabdian dan bentuk kehadiran partai di tengah masyarakat.

“Kami ingin keberadaan partai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Momentum Iduladha ini juga menjadi sarana memperkuat gotong royong dan solidaritas sosial,” katanya.

Yudi turut menyampaikan apresiasi kepada DPD PDI Perjuangan Jawa Timur beserta Ketua DPD PDIP Jatim, Said Abdullah, atas dukungan yang diberikan kepada kader di daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat penerima manfaat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukorejo, Henri Suprapto, mengaku bersyukur kegiatan kurban tahun ini dapat berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak.

Menurut Henri, tradisi kurban yang terus dilaksanakan menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara kader partai dan masyarakat.

“Makna kurban bagi kami adalah mengajarkan saling menghormati, menghargai, dan tolong-menolong tanpa membedakan latar belakang masyarakat,” ujarnya.

Daging kurban selanjutnya dibagikan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Sukorejo dan sekitarnya agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh warga yang membutuhkan.