BLITAR, PatriaPos.com – Berawal dari berjualan sembako, Nofiliya kini mengembangkan usahanya dengan menghadirkan tempat ngopi dan layanan transaksi perbankan melalui BRILink Agen.
Usaha yang dijalankannya di Pasar Legi, Kota Blitar, tersebut menjadi salah satu contoh pengembangan UMKM dengan memanfaatkan peluang kebutuhan masyarakat sekitar.
Perjalanan usaha Nofiliya berlangsung secara bertahap. Ia tidak hanya mempertahankan perdagangan kebutuhan pokok, tetapi juga menambah layanan agar tempat usahanya dapat menjangkau kebutuhan pelanggan yang lebih beragam.
Kehadiran tempat ngopi memberikan pilihan bagi masyarakat yang berkunjung, sedangkan layanan BRILink Agen memungkinkan pelanggan melakukan transaksi perbankan di lokasi yang sama.
Pengembangan ini membuat tempat usaha Nofiliya memiliki beberapa fungsi sekaligus. Selain menjadi tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari, usahanya juga menyediakan ruang untuk menikmati kopi serta akses layanan transaksi keuangan bagi masyarakat sekitar.
Nofiliya mengaku dukungan layanan perbankan dari BRI turut membantu perkembangan bisnis yang dijalankannya.
“Berbagai produk dan layanan BRI sangat membantu saya mengembangkan usaha. Dengan dukungan itu, bisnis saya bisa terus berkembang sekaligus memberikan pelayanan yang lebih beragam kepada masyarakat,” ujar Nofiliya.
Baginya, pertumbuhan usaha tidak hanya berkaitan dengan penambahan jenis bisnis. Ia juga ingin keberadaan usahanya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan berbagai layanan dalam satu lokasi.
Kolaborasi dengan BRI Unit Kodya menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Pemanfaatan produk dan layanan perbankan BRI mendukung aktivitas transaksi sekaligus membantu Nofiliya mengembangkan pelayanan kepada pelanggan.
Branch Office Head BRI Blitar, Yudika Hanafi, mengatakan pemberdayaan UMKM menjadi bagian dari upaya BRI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Menurut dia, perkembangan usaha Nofiliya menunjukkan bahwa pelaku UMKM dapat memperluas peran bisnisnya, bukan hanya melalui penambahan lini usaha, tetapi juga dengan menyediakan layanan yang dibutuhkan masyarakat.
“BRI ingin terus menjadi mitra bagi UMKM dalam mengembangkan bisnisnya. Kami melihat usaha Ibu Nofiliya memiliki nilai lebih karena tidak hanya tumbuh melalui beberapa jenis usaha, tetapi juga membantu masyarakat mendapatkan akses transaksi perbankan yang lebih dekat melalui BRILink Agen,” kata Yudika.
Ia menambahkan, keterhubungan UMKM dengan berbagai produk dan layanan perbankan dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung keberlanjutan usaha sekaligus memperluas akses keuangan masyarakat.
Yudika berharap pengalaman Nofiliya dapat mendorong pelaku usaha lain untuk mengenali peluang di sekitarnya dan mengembangkan bisnis sesuai kebutuhan pelanggan.
“UMKM yang berkembang bukan sekadar usaha yang semakin besar. Kami berharap semakin banyak pelaku usaha yang mampu menciptakan manfaat bagi lingkungan sekitarnya, sekaligus meningkatkan daya saing bisnis mereka,” ujarnya.
BRI melalui BRI Unit Kodya akan terus mendorong pengembangan UMKM dengan menyediakan produk, layanan, dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.
Upaya tersebut diharapkan dapat membantu lebih banyak UMKM menjadi produktif, adaptif, dan mampu bersaing. Dengan demikian, pertumbuhan usaha tidak hanya memberikan manfaat bagi pemiliknya, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi dan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat di daerah.
