Perkuat Akar Rumput, DPC PDI Perjuangan Blitar Tekankan Disiplin Organisasi di Musran Binangun

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, menekankan pentingnya disiplin organisasi dan penguatan struktur partai hingga tingkat anak ranting saat Musran Kecamatan Binangun, Sabtu (11/7/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, menekankan pentingnya disiplin organisasi dan penguatan struktur partai hingga tingkat anak ranting saat Musran Kecamatan Binangun, Sabtu (11/7/2026).

BLITAR – PDI Perjuangan Kabupaten Blitar terus memperkuat struktural partainya hingga ke tingkat paling bawah. Usai Kecamatan Selorejo, giliran Kecamatan Binangun yang menggelar Musyawarah Ranting (Musran) di Desa Ngembul, Sabtu (11/7/2026) malam.

Acara yang dimotori oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Binangun ini dihadiri langsung oleh jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Blitar, pengurus PAC, serta perwakilan ranting dan anak ranting dari seluruh desa di Binangun. Kegiatan ini merupakan bagian dari konsolidasi maraton yang digelar secara bertahap di 22 kecamatan se-Kabupaten Blitar.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, mengatakan bahwa Musran merupakan pondasi awal yang krusial. Ia ingin memastikan seluruh roda organisasi berjalan sesuai aturan partai dan tertib secara administrasi.

“Seluruh persyaratan harus dipenuhi. Kami mengecek langsung di lapangan agar Musran berjalan sesuai mekanisme partai. Kedisiplinan harus ditanamkan sejak awal karena ketertiban administrasi adalah kunci utama jalannya partai,” ujar Guntur.

Guntur menambahkan, hadirnya pengurus anak ranting menjadi bukti bahwa struktur partai di tingkat bawah sudah terbentuk secara utuh. Menurutnya, mengurus partai tidak cukup hanya dengan mengisi daftar nama di SK kepengurusan. Seluruh kader wajib memahami ideologi dan cara kerja politik agar gerakannya lebih terarah.

“Mengurus partai itu tidak cukup hanya dengan mengisi daftar nama di SK kepengurusan. Seluruh kader wajib memahami ideologi dan cara kerja politik agar gerakannya lebih terarah dan menyentuh masyarakat,” kata Guntur.

Ia juga menegaskan bahwa DPC bersama fraksi di DPRD tidak akan membiarkan pengurus di tingkat bawah berjuang sendirian. Pihaknya berkomitmen penuh untuk menyokong kebutuhan prioritas di tingkat ranting dan anak ranting.

“Jangan sampai pengurus di bawah kesulitan menjalankan roda organisasi. Komunikasi dengan masyarakat harus jalan terus. Karena itu, DPC bersama fraksi akan memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhan organisasi yang memang menjadi prioritas,” tegas Guntur.

Perkuat Akar Rumput, DPC PDI Perjuangan Blitar Tekankan Disiplin Organisasi di Musran Binangun - Patriapos
Doc. Foto

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Binangun, Eko Prasetyono, menceritakan proses di balik layar. Penyusunan pengurus di 12 ranting se-Kecamatan Binangun ini membutuhkan waktu sekitar satu bulan melalui serangkaian rapat yang dinamis. Bagi Eko, tantangan terberat bukanlah soal urusan administrasi, melainkan bagaimana menarik minat anak muda dan perempuan untuk masuk ke dunia politik.

“Kami beri mereka pemahaman bahwa partai politik itu bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi alat perjuangan untuk membangun bangsa. Setelah mereka paham ideologi dan nilai perjuangan kita, banyak anak muda yang akhirnya tertarik dan bergabung,” ungkap Eko.

Eko juga memastikan bahwa keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusan yang baru ini sudah terpenuhi sesuai ketentuan tata tertib partai.

“Keterwakilan perempuan sudah aman sesuai kuota partai. Masuknya kader-kader baru dari kalangan muda dan perempuan ini kami harapkan bisa membawa energi baru yang positif bagi masa depan partai,” pungkas Eko.

Forum lima tahunan ini menjadi momen penting untuk memperketat disiplin organisasi, mempercepat regenerasi kader, serta membentuk kepengurusan baru periode 2026–2031. Melalui agenda ini, pengurus di tingkat desa (ranting) hingga dusun (anak ranting) dipastikan siap bergerak dan melayani masyarakat secara maksimal.