Awali Jatim, DPC PDI Perjuangan Blitar Gelar Musyawarah Ranting Perdana di Selorejo

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, menyampaikan arahan kepada para kader saat Musyawarah Ranting (Musting) perdana PDI Perjuangan di Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Sabtu (11/7/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, menyampaikan arahan kepada para kader saat Musyawarah Ranting (Musting) perdana PDI Perjuangan di Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Sabtu (11/7/2026).

BLITAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blitar bergerak cepat memperkuat barisan pengurus dan kader di tingkat akar rumput. Langkah tersebut diawali dengan menggelar Musyawarah Ranting (Musting) perdana di Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Sabtu (11/7/2026).

Agenda lima tahunan itu sengaja dimulai dari wilayah timur Kabupaten Blitar. Bahkan, pelaksanaan Musting di Selorejo menjadi yang pertama digelar di Kabupaten Blitar, sekaligus mengawali rangkaian Musyawarah Ranting PDI Perjuangan di Jawa Timur.

Selorejo dipilih karena konsisten menjadi salah satu lumbung suara PDI Perjuangan dalam berbagai kontestasi politik, mulai dari Pemilu Legislatif hingga Pemilihan Kepala Daerah. Rekam jejak tersebut menjadikan Selorejo sebagai percontohan pelaksanaan Musting bagi 21 kecamatan lainnya di Kabupaten Blitar.

Musyawarah yang digelar Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Selorejo itu dihadiri jajaran pengurus dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, hingga dusun. Agenda utamanya adalah pelantikan dan pengambilan sumpah pengurus ranting masa bakti 2026–2030 yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono.

Suasana lokasi acara dipenuhi warna merah khas partai. Ratusan kader dari berbagai desa memadati ruangan dengan mengenakan seragam partai. Meski berlangsung formal, nuansa kekeluargaan tetap terasa sepanjang kegiatan.

Bagi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, penataan pengurus di tingkat desa bukan sebatas agenda administratif. Musyawarah ranting menjadi bagian dari konsolidasi internal untuk memperkuat soliditas organisasi hingga ke tingkat bawah.

Guntur Wahono mengatakan Selorejo memiliki catatan perolehan suara yang sangat membanggakan. Menurut anggota DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut, semangat kader di Selorejo diharapkan menjadi inspirasi bagi kecamatan lain.

“Selorejo menjadi kecamatan pertama yang mengawali Musyawarah Ranting di Kabupaten Blitar, bahkan di Jawa Timur. Prestasi perolehan suaranya sangat baik sehingga layak menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujar Guntur.

Lebih lanjut, legislator yang bertugas di Komisi C DPRD Jawa Timur itu menekankan bahwa orientasi partai saat ini adalah memperkuat kapasitas kader agar mampu menjalankan tugas politik dan sosial di tengah masyarakat, bukan sekadar membentuk susunan organisasi.

“Kami tidak hanya mengejar terbentuknya susunan pengurus organisasi. Setiap pengurus harus memahami tugas dan tanggung jawabnya secara menyeluruh serta mampu hadir di tengah masyarakat setiap saat, bukan hanya menjelang momentum pemilu,” tegas Guntur.

Untuk kepengurusan periode 2026–2030, kualitas kader menjadi fokus utama. Setiap ranting kini dibatasi maksimal sembilan pengurus. Struktur baru ini juga wajib memenuhi keterwakilan perempuan sedikitnya 30 persen serta memberikan ruang lebih besar bagi kader muda sebagai bagian dari regenerasi.

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Selorejo, Rahmat Edi Purnomo, mengatakan seluruh tahapan musyawarah berjalan lancar. Kolaborasi antara pengurus lama dan wajah-wajah baru membuat proses penyegaran organisasi berlangsung dinamis, sekaligus tetap solid.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Musyawarah Ranting di Kecamatan Selorejo berjalan lancar. Pengurus yang terbentuk merupakan hasil musyawarah bersama dan diharapkan mampu memperkuat soliditas partai hingga tingkat desa dan dusun,” ujar Rahmat.

Ia menjelaskan, PAC Selorejo membawahi 10 ranting di tingkat desa. Struktur tersebut diperkuat sekitar 120 pengurus anak ranting di tingkat dusun yang menjadi ujung tombak pergerakan organisasi.

“Di Kecamatan Selorejo ada 10 ranting di tingkat desa yang diperkuat sekitar 120 pengurus anak ranting di tingkat dusun. Mereka menjadi ujung tombak pergerakan partai sekaligus garda terdepan dalam melayani masyarakat,” ujar Rahmat.

Awali Jatim, DPC PDI Perjuangan Blitar Gelar Musyawarah Ranting Perdana di Selorejo - Patriapos
Doc. Foto

Berdasarkan data internal partai, dominasi PDI Perjuangan di Kecamatan Selorejo memang cukup kuat. Pada Pileg 2024, partai tersebut meraih 37,62 persen suara di Daerah Pemilihan (Dapil) 5. Wilayah ini juga menjadi penyumbang suara tertinggi bagi pasangan calon presiden yang diusung PDI Perjuangan di Kabupaten Blitar pada Pilpres 2024 dengan perolehan 38,12 persen.

Tren positif itu berlanjut pada Pilgub Jawa Timur 2024, saat Selorejo menjadi satu-satunya kecamatan di Kabupaten Blitar yang dimenangkan pasangan Risma–Gus Hans dengan raihan 49,50 persen. Sementara itu, pada Pilbup Blitar 2024, pasangan Rijanto–Marhaenis mencatat kemenangan telak di wilayah tersebut dengan capaian 81,29 persen.